Tips Mengetahui dan Mengenali Kondisi Mobil Bekas dari Waktu Pemakaiannya Untuk Para Pengusaha Rental Mobil

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

Tips Mengetahui dan Mengenali Kondisi Mobil Bekas dari Waktu Pemakaiannya Untuk Para Pengusaha Rental Mobil

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

Mobil baru yang Cocok untuk Dijadikan Bisnis Rental Mobil

Saat ini menjalankan bisnis rental mobil memang telah menjadi pilihan banyak orang untuk mendapatkan penghasilan yang lumayan besar. Besarnya permintaan yang datang membuat bisnis ini selalu ramai dan tak pernah sepi. Untuk menjalankan bisnis rental mobil ini kita akan membutuhkan kendaraan roda empat sebagai modal utamanya. Nah bicara mengenai kendaraan, tak sedikit dari para calon pengusaha rental mobil ini yang binggung menentukan mobil yang cocok untuk bisnisnya. Keberadaan banyaknya jenis mobil saat ini menjadi latar belakang kebingungan mereka. Untuk itulah bagi Anda yang masih binggung menentukan mobil baru yang cocok untuk bisnis rental, maka berikut ini akan disajikan beberapa referensinya.

1. Calya

Selanjutnya, mobil baru pilihan yang cocok untuk bisnis rental mobil adalah Toyota Calya. Mobil yang diluncurkan pada tanggal 11 Agustus 2016 diajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 memang akan jadi mobil andalan dalam bisnis rental mobil Anda. Pasalnya mobil yang juga dikenal dengan nama Daihatsu Sigra ini memiliki beberapa kelebihan seperti ruang dan bagasi yang lebih lega dibandingkan dengan Datsun GO+ Panca. Selain itu mobil jenis mini MPV ini juga dilengkapi fitur one touch tumble, kursi tengah dengan sliding hingga kursi belakang yang dapat dilipat dengan mudah. Hal ini tentunya akan membuat penyewa jadi lebih puas.

2. Veloz

Toyota Veloz merupakan bentuk dari perubahan model secara menyeluruh (full model change) dari Toyota Avanza yang dilakukan pada bulan Oktober 2011. Mobil bertipe Mini MPV ini sendiri masih mengusung jenis mesin yang sama dnegan generasi pertamanya. Meski mengusung jenis mesin yang lama namun disiniliah letak kelebihan Toyota Veloz. Dengan menerapkan mesin generasi pertama maka Veloz mampu mengirit bahan bakar yang mencatatkan 1 liter untuk 13 kilometer. Tentu hal ini akan sangat menguntungkan bagi Anda yang menjalankan bisnis rental mobil.

3. Hiace

Produksi pabrikan Toyota yang bisa Anda jadikan referensi untuk bisnis rental rental Anda adalah Toyota Hiace. Mobil yang pertama kali diluncurkan di Jepang tahun 1967 ini memang dikenal sebagai mobil untuk keperluan niaga atau bisnis. Bagaimana tidak dengan besarnya dimensi dan kapasitas serta dukungan kapasitas 16 jok yang dimiliki mobil ini, maka banyak orang yang kemudian menggunakan Hiace untuk keperluan niaga, termasuk bisnis rental mobil.

4. Avanza

Mobil baru pertama yang bisa jadi referensi Anda untuk bisnis rental mobil adalah Avanza. Mobil pabrikan Toyota Astra Motor ini memang cukup mumpuni untuk bisnis rental mobil. Pasalnya, mobil yang mulai diproduksi tahun 2003 hingga sekarang ini berjenis MPV yang memiliki daya tampung luas dan besar yang umumnya disukai para penyewa. Mobil yang memiliki transmisi manual 5-kecepatan dan otomatis 4-kecepatan ini juga akan membuat nyaman Anda sebagai pebisnis dalam perawatannya. Hal ini dikarenakan Toyota Avanza memiliki ketersediaan onderdil yang mudah didapat dan juga berharga murah. Mobil Toyota Avanza juga dikenal sangat irit bahan bakar dengan catatan 13 km untuk 1 liter bahan bakar. Dengan hal ini maka bisnis rental mobil Anda akan semakin menguntungkan.

5. Innova

Mobil baru produksi Toyota Astra Motor berikutnya yang bisa Anda jadikan referensi bisnis rental mobil Anda adalah Innova. Mobil yang juga berjenis MPV ini juga akan banyak diminati oleh para konsumen yang membutuhkan mobil besar dan luas. Mobil dengan panjang 4,555 mm (179.3 in), lebar 1,770 mm (69.7 in) dan tinggi 1,750 mm (68.9 in) ini memang akan bisa menampung banyak penumpang. Selain itu mobil yang mulai diproduksi tahun 2004 ini memiliki banyak varian yang bisa Anda pilih. Sejak tahun 2004 sendiri, mobil yang didaulat sebagai penerus Toyota Kijang generasi keempat ini telah mengalami facelift atau perbahan tampilan sebanyak empat kali yaitu akhir tahun 2006, September 2008, Oktober 2009 dan juga Februari 2012.

6. APV

APV (All-Purpose Vehicle) adalah mobil yang dikeluarkan oleh produsen Suzuki. Sebenarnya konsep APV sama saja dengan MPV (Multi Purpose Vehicle) yang dimiliki Avanza dan Innova sebelumnya. Namun memang Suzuki sepertinya ingin menghadirkan konsep yang sedikit berbeda. Dengan panjang 4,155 mm (163.6 in), lebar 1,655 mm (65.2 in) dan tinggi 1,840 mm (72.4 in), mobil ini akan mampu menampung 7 orang pada trim SGX, SGX+ hingga 8 penumpang pada trim GL dan GX. Dengan kapasitas yang besar ini maka mobil Suzuki APV ini akan banyak diminati oleh penyewa. Mobil yang PT. Indomobil Suzuki International ini sendiri menggunakan mesin 1.5L atau 1.6L bertenaga 92 hp.

7. Luxio

Berikutnya, kendaraan roda empat yang tepat dan cocok untuk bisnis rental mobil Anda adalah Luxio. Mobil keluaran PT. Astra Daihatsu Motor tahun 2009 ini memang sangat mumpuni untuk bisnis rental mobil Anda. Dengan panjang 4.165 mm, lebar 1.665 mm, tinggi 1.915 mm, mobil Luxio akan mampu menampung banyak penumpang. Selain itu keistimewaan mobil yang versi mewah dari Daihatsu Gran Max minibus ini juga dilengkapi pintu sliding door yang memudahkan dalam akses keluar masuk penumpang.

8. Jazz

Selain mobil tipe keluarga (MPV), dalam bisnis rental mobil ini Anda juga bisa menyediakan mobil bertipe mini MPV yang simpel dan praktis. Mobil mini MPV sendiri memang acap kali diminta oleh beberapa konsumen yang ingin tampil gaya dan elegan. Salah satu mini MPV yang bisa jadi pilihan dan referensi Anda dalam bisnis mobil ini adalah Honda Jazz. Honda Jazz yang diproduksi oleh Honda Motor Company tahun 2001 ini memang sangat cocok bagi para penumpang yang mencari faktor elegan dan sporty untuk mobil sewaannya. Dengan dukungan teknologi mesin i-Vtec, maka Honda Jazz ini juga dapat melaju cepat dan yang terpenting yaitu irit bahan bakar sehingga bisa menguntungkan bisnis rental mobil Anda.

9. Sienta

Terakhir, mobil baru yang tepat untuk Anda jadikan bisnis rental mobil adalah Toyota Sienta. Walaupun terlihat ukuran bodinya yang sangat kecil namun ternyata mobil berjenis mini MPV ini mampu menampung hingga 7 penumpang. Nah hal yang juga penting dari penggunaan Toyota Sienta untuk keperluan bisnis rental mobil adalah adanya mesin baru berteknologi hybird. Mesin terbaru ini sendiri diklaim akan mampu menghemat pemakaian bahan bakar minyak atau BBM sekitar 1:20 /km. Nah dari sini tentu saja Anda sebagai pemilik rental mobil akan banyak diuntungkan dari penghematan dari mobil Toyota Sienta ini.

 

Pilih Asuransi All Risk atau TLO Untuk Bisnis Rental Mobil Anda?

Dalam menjalankan bisnis rental mobil tentu seseorang akan berhadapan dengan banyak risiko di dalamnya. Dari kerusakan mobil akibat kecelakaan hingga hilangnya mobil akibat pencurian merupakan beberapa risiko yang bisa saja terjadi dan menimpa para pemilik bisnis ini. Maka dari itu kemudian banyak owner rental mobil memutuskan untuk membeli asuransi guna bisa melindungi mobilnya dari segala risiko yang ada tadi. Namun karena jenis asuransi mobil ini berbeda-beda, maka beberapa dari mereka banyak yang binggung memilih dan menentukan asuransi terbaik bagi bisnis rental mobilnya. Jenis asuransi all risk dan TLO adalah dua pilihan yang seringkali membingungkan para pemilik bisnis rental mobil. Nah untuk itulah agar Anda tidak lagi merasa binggung menentukan pilihan jenis asuransi mobil ini, maka pastikan Anda membaca penjelasan berikut.

shutterstock_Blackboard-560x373

Membedakan Asuransi Mobil All Risk dan TLO

Pertama tama, untuk bisa dengan yakin memilih jenis asuransi mobil all risk dan TLO, kita harus paham dulu definisi dan maknanya. Asuransi all risk adalah asuransi mobil yang bersifat total atau komprehensif dimana segala risiko yang bisa muncul pada penggunaan mobil dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan akan ditanggung oleh pihak asuransi. Sedangkan asuransi TLO (Total Loss Only) merupakan asuransi yang hanya bisa diklaim saat terjadi kerusakan atau kehilangan total. Batas kerusakan mobil dari asuransi TLO yang bisa diklaim sendiri adalah diatas 75 %. Kehilangan mobil karena perampasan atau pencurian pun juga akan ditanggung oleh pihak asuransi. Namun pada asuransi TLO kerusakan ringan pada mobil tidak akan menjadi tanggungan pihak asuransi.

Ketahui Perluasan Perlindungan Asuransi Mobil All Risk

Apa maksudnya perluasan perlindungan asuransi mobil all risk? Maksudnya adalah ada beberapa hal yang bisa Anda perluas dari proteksi asuransi all risk ini. Meski bersifat menyeluruh, asuransi all risk ini memang tidak melindungi semua risiko yang ada seperti banjir, kerusuhan, gempa bumi, tsunami, sabotase atau terorisme. Nah untuk melindungi dari hal-hal ini maka Anda memang harus melakukan perluasan proteksi. Terutama bagi Anda yang hidup dan tinggal dilokasi yang sering terjadi banjir. Nah karena risiko kerusakan kendaraan ini bisa muncul dari seringnya terjadi banjir maka Anda memang disarankan untuk memperluas proteksi asuransi all risk agar bisnis rental Anda makin nyaman. Besaran rate asuransi untuk masing-masing perluasan sendiri berbeda-beda. Namun bila diambil secara umum maka besaran perluasan ini adalah kurang dari 0,5 persen.

Perhitungan Premi Asuransi Mobil All Risk dan TLO

Menilik dari premi (pembayaran tiap bulan pada pihak asuransi) maka kita akan mendapati bahwa asuransi all risk memiliki besaran yang lebih tinggi dari pada TLO. Ini tentu saja berlaku demikian mengingat banyaknya jenis risiko yang harus ditanggung pihak asuransi pada jenis all risk. Meski berbeda, besaran premi dari kedua asuransi ini tetap harus mengacu atau merujuk pada jenis dan tahun mobil itu sendiri. Beberapa asuransi bahkan ada yang mempertimbangkan faktor lokasi, usia pengemudi, jenis jaminan hingga rekam jejak kredit sebagai acuan besaran premi. Dan yang pasti penghitungan premi ini akan didasarkan pada rate asuransi yang kemudian dikalikan dengan harga mobil.

Kombinasi Asuransi All Risk dan TLO Bisa Jadi Solusi

Jika Anda masih binggung dan ragu antara memilih asuransi all risk atau TLO maka pilihan menggabungkan atau mengkombinasikan kedua jenis asuransi ini bisa jadi solusi. Memang bisa? tentu saja bisa. Trik atau strategi ini terutama akan sangat menguntungkan bagi Anda yang menyewakan mobil baru untuk bisnis rental. Nah pada mobil-mobil baru gunakan saja asuransi all risk di tahun pertama dan kedua atau sampai tahun ketiga. Nah nanti ketika sudah masuk tahun keempat dimana keadaan mobil sudah tidak lagi terbilang baru maka Anda bisa mengganti asuransi all risk ini dengan asuransi TLO.

Jadi, Pilih yang Asuransi Mana untuk Bisnis Rental Mobil?

Nah dari penjelasan diatas seharusnya Anda sudah mulai mendapat gambaran asuransi yang akan Anda gunakan pada bisnis rental mobil. Jadi inti dari ketepatan dan keuntungan pemilihan jenis asuransi ini terletak pada intensitas pemakaian yang berbanding lurus dengan tingkat risikonya. Nah jika mobil Anda sering kali digunakan seperti pada bisnis rental mobil maka sangat dianjurkan Anda menggunakan asuransi all risk. Karena dengan asuransi ini maka Anda akan merasa nyaman dan tidak lagi khawatir saat mobil Anda sedang disewa oleh orang lain.

Ingin Terhindar dari Resiko Tindak Pencurian dari Bisnis Rental Mobil? Coba Terapkan Cara Berikut Ini

Setiap usaha atau bisnis yang dijalankan memang akan selalu mengandung resiko atau kemungkinan-kemungkinan rugi. Maka jika Anda ingin menjadi seorang pengusaha atau pebisnis, Anda harus bersiap dan mempersiapkan diri sejak awal untuk menghadapi segala resiko usaha yang ada. Dalam bisnis rental mobil sendiri, Anda juga akan mendapati berbagai resiko usaha yang harus diantisipasi. Anda memang harus mengatisipasi resiko-resiko ini sejak awal agar Anda tak mengalami kerugian. Dan salah satu bentuk resiko kerugian yang bisa dialami para pebisnis rental mobil sendiri adalah tindak pencurian mobil sewa.

Dalam bisnis rental ini Anda memang harus menyerahkan mobil kepada konsumen untuk disewakan. Namun dalam beberapa kasus yang ada, proses penyewaan ini berakhir kecurangan dari pihak penyewa dan kerugian bagi pihak yang menyewakan ketika terjadi tindak pencurian mobil oleh oknum penyewa yang tidak bertanggung jawab. Dengan nilai dan harga mobil yang terbilang cukup besar, tentu saja hal ini akan menjadi masalah besar dan akan membuat pemilik bisnis terpukul karena mengalami kerugian besar. Maka dari itu Anda sebagai pengusaha rental mobil harusnya lebih concern pada hal ini dan berusaha sebisa mungkin untuk menghindari resiko pencurian ini. Lalu bagaimana cara untuk menghindari resiko tindak pencurian pada bisnis rental mobil ini? Berikut ulasannya.

1. Berlakukan Persyaratan yang Ketat

Cara pertama untuk menghindari resiko tindak pencurian dari bisnis rental mobil yang Anda jalankan adalah dengan memberlakukan persyaratan yang ketat. Ya, hanya dengan cara ini Anda akan selangkah lebih aman dan nyaman saat Anda menyerahkan mobil sewa Anda kepada orang lain (penyewa). Beberapa persyaratan yang bisa Anda terapkan dalam bisnis sewa mobil untuk menghidari resiko pencurian ini yaitu penyewa diwajibkan untuk menunjukkan Kartu Tanda Pengenal (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) atau beberapa dokumen yang lain. Jika dokumen-dokumen ini Anda kira perlu untuk di foto copy oleh penyewa maka berlakukan saja persyaratan tersebut. Anda juga bisa menerapkan juga persyaratan atau ketentuan lain seperti waktu maksimal sewa. Waktu maksimal sewa ini bisa diatur dengan ketentuan bilamana melebihi jam yang ditentukan maka akan diberlakukan denda atau tarif rental yang baru.

2. Lakukan Survey Tempat Tinggal Konsumen

Jika Anda merasa tak yakin dengan dokumen yang diserahkan oleh penyewa, maka Anda bisa melakukan survey lapangan langsung. Survey atau pengamatan secara langsung ini bisa Anda lakukan pada alamat dan kepemilikan rumah penyewa. Anda bisa memastikan apakah rumah yang tertera di alamat penyewa sesuai dengan dokumen yang diserahkan dan apakah rumah yang ada itu benar-benar milik penyewa? Mengapa survey hal ini harus dilakukan? Sebab tidak sedikit kasus pencurian mobil sewa yang dilakukan berkedok dokumen palsu yang tentunya memiliki alamat dan kepemilikan rumah yang palsu pula. Aturan ini sebenarnya tidaklah berlebihan karena ada beberapa pemilik rental mobil sendiri yang lebih ketat dalam peraturannya. Beberapa dari pemilik bisnis rental yang lebih ketat dalam peraturannya ini ada yang menyatakan bahwa dirinya tidak akan memberikan kunci mobil jika mereka mendapati rumah penyewa masih berstatus rumah kontrakan.

3. Berlakukan Ketentuan Uang Muka (Down Payment)

Terakhir, cara untuk dapat menghindari resiko tindak pencurian mobil sewa dari bisnis rental yang Anda jalankan adalah dengan memberlakukan ketentuan uang muka (down payment). Jangan ragu untuk memberlakukan ketentuan ini pada para konsumen atau pelanggan Anda. Karena hal ini sudah mulai banyak dilakukan oleh pengusaha rental mobil lainnya. Pemberlakuan ketentuan uang muka sendiri dilakukan untuk tujuan agar antara pemilik sewa dan penyewa terjadi saling tercipta rasa aman, nyaman dan percaya. Pemberlakuan ketentuan uang muka ini juag dilakukan untuk mengantisipasi oknum penyewa yang nakal. Konsumen memang bisa saja melakukan hal-hal yang merugikan Anda seperti membatalkan sewa dengan tiba-tiba, tidak mau membayar (menghutang) hingga membawa kabur atau mencuri mobil Anda. Dalam menetapkan aturan ini Anda tak perlu khawatir akan kehilangan konsumen. Sebab saat ini masyarakat sudah menyadari kondisi yang ada dan akan memahami apa yang Anda maksudkan dari peraturan ini.

Cara Sederhana Mengelola Keuangan Bisnis Rental Mobil

Agar bisa sukses maka dalam menjalankan bisnis rental mobil ini, Anda harus mampu melakukan manajeman atau pengelolaan keuangan dari usaha Anda dengan baik. Ya, manajemen atau pengelolaan keuangan memang akan menjadi salah satu titik krusial bagi usaha Anda agar bisa maju dan melesat. Sebesar apapun penghasilan atau omset yang Anda dapatkan dari bisnis rental ini tanpa pengelolaan keuangan yang baik maka perjuangan yang Anda lakukan akan sia-sia saja. Lalu seperti apakah cara sederhana untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan bisnis rental mobil ini? Berikut ulasannya.

1. Pisahkan Keuangan Usaha dengan Uang Pribadi Kita

Cara pertama untuk mengelola keuangan bisnis rental mobil ini adalah dengan cara memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Memang sudah tidak sedikit kisah yang menceritakan bisnis yang babak belur dan akhirnya gulung tikar akibat pengelolaan keuangan yang tumpang tindih. Keuangan yang tumpang tindih antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha memang akan membuat Anda binggung. Dengan sistem keuangan yang kacau seperti ini Anda akan kesulitan untuk mengetahui seberapa besar omset usaha yang sudah Anda dapatkan. Dari sini Anda pun tidak akan mendapatkan gambaran yang jelas dari perkembangan bisnis Anda. Apakah mengalami peningkatan atau penurunan. Maka dari itu agar mampu mendapatkan gambaran perkembangan usaha yang jelas maka mau tak mau Anda harus memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Dengan langkah awal ini Anda akan membuat usaha Anda menuju jalan kesuksesan.

2. Pahami Portofolio Keuangan

Pemahaman finansial berikutnya yang perlu Anda mengeti dan terapkan pada usaha bisnis rental mobil ini adalah portofolio keuangan. Sebelum benar-benar melakukan pengeluaran apapun seperti pembelian mobil, pembelian suku cadang, sewa tempat atau rekrutmen pegawai Anda harus mengetahui kondisi portofolio keuangan Anda. Jangan sampai Anda salah langkah saat melakukan pengeluaran. Jika memang dirasa pendapatan yang dihasilkan dari usaha ini tidak meyakinkan untuk bisa membeli mobil atau merektut pegawai baru maka lebih baik Anda menahan diri untuk tidak melakukannya. Namun jika memang jika penghasilan dan omset yang didapat dari bisnis Anda sudah cukup besar maka Anda bisa melakukan pengeluaran-pengeluaran untuk pengembangan bisnis ini.

3. Buat Pembukuan dengan Rapi

Nah setelah Anda melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan perusahaan dan memahami portofolio keuangan, maka langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan dalam rangka pengelolaan keuangan usaha rental mobil yang baik adalah dengan membuat pembukuan dengan rapi. Buatlah pembukuan keuangan dengan rapi dengan mencatat kegiatan finansial apapun yang berkaitan dengan usaha ini. Transaksi finansial berupa pemasukan, pengeluaran serta utang-piutang haruslah Anda tulis dengan rapi dan baik. Jika Anda kerepotan mengurus hal ini pasrahkan saja kepada orang lain yang kompeten melakukannya. Anda bisa melakukan rekrutmen seorang akuntan yang profesional untuk bisa menangani arus keuangan di usaha rental bisnis tersebut.

4. Menabung dan Berinvestasi

Berikutnya cara sederhana untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan usha rental mobil dengan baik adalah dengan menabung dan berinvestasi. Untuk apa menabung dan berinvestasi? Dalam dunia usaha yang tidak pasti tentu saja Anda perlu mempersiapkan segala sesuatunya. Maka segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dalam bisnis rental ini harus Anda hadapi. Maka untuk bisa menghindari segala kemungkinan yang tidak menyenangkan dari sebuah usaha Anda bisa menyiapkan dana darurat dalam bentuk tabungan dan investasi. Memang apa saja bentuk kemungkinan buruk yang membuat pengusaha harus menyiapkan dana darurat? Tentu saja banyak sekali bentuk kemungkinan tersebut. Sebut saja gejolak atau naik-turunnya omset serta naiknya suku cadang onderdil mobil dan lain sebagainya.

5. Hindari Hutang

Memang sangat mudah untuk mengajukan sebuah pinjaman. Apalagi saat ini ada lembaga pinjaman non bank yang bisa membuat Anda mendapatkan pinjaman dengan cepat. Namun Anda harus paham dan ingat bahwa hutang bukanlah sesuatu hal yang baik bagi bisnis yang masih bisa eskis. Jadi jika Anda tak terlalu membutuhkan dana untuk keperluan yang krusial maka lebih baik Anda tak perlu melakukan pinjaman. Sebab hal ini bisa saja menyulitkan usaha Anda bila Anda tak memiliki kemampuan untuk melunasinya.

 

Cara Merawat Mesin Mobil dengan Sederhana

Dalam menjalankan bisnis rental mobil tentu saja kendaraan beroda empat ini akan menjadi aset utama untuk menggerakkan roda usaha. Karena telah menjadi sebuah aset utama dan penting maka Anda sebagai pengusaha harus bisa menjaga dan merawat kondisi mobil dengan baik. Salah satu cara agar mobil tetap terjaga dengan baik adalah dengan cara merawat mesin mobil. Mesin memang menjadi salah satu komponen atau bagian terpenting dan paling krusial buat mobil ini. Tanpa adanya mesin mobil yang prima maka bisnis rental mobil ini akan terganggu dan bukan tidak mungkin akan mengalami kerugian. Nah maka dari itu dari sini Anda sebagai pengusaha rental mobil haruslah benar-benar mengerti dan memahami cara merawat mesin mobil dengan baik. Berikut ulasan cara merawat mesin mobil dengan baik melaui cara yang sederhana tersebut.

Ganti oli berkala

Cara pertama untuk merawat mesin mobil dengan baik melalui cara sederhana adalah dengan mengganti oli secara berkala. Pelumas atau oli memang merupakan bahan yang penting dan sangat dibutuhkan agar mesin berfungsi dan bekerja maksimal. Fungsi oli sendiri adalah untuk membantu menahan gesekan yang terkadi pada sebuah mesin. Dengan pemakaian oli yang tepat dan teratur maka mesin mobil Anda akan memiliki daya tahan yang baik. Maka untuk membuat kondisi mobil selalu prima maka Anda haruslah mengganti oli secara teratur dan berkala. Penggantian oli mobil sendiri harus dilakukan umumnya dari standar setelah mobil menempih jarak 3000 km hingga 5000 km. Nah saat akan mengganti oli, Anda juga perlu memilih jenis oli yang tepat dan sesuai dengan mesin mobil Anda. Pilihlah oli yang kebutuhan standar mesin mobil Anda agar terhindar terjadinya panas berlebih pada mesin mobil.

Cek cairan radiator atau coolant

Selain oli, cairan radiator juga memiliki peranan yang sangat penting untuk membuat kondisi mobil menjadi prima. Radiator sendiri berguna dan berfungsi untuk untuk menetralisir panas mesin mobil. Memang apa yang terjadi jika mobil kekurangan cairan radiator? Tentu saja  akibatnya akan fatal. Mobil yang kekurangan atau kehilangan cairan radiator akan membuat kerusakan pada mesin. Mengapa demikian? Sebab saat mobil kekeurangan cairan radiator maka mesin mengalami overheat atau panas berlebih. Bila mesin mengalami overheat maka hal ini akan membuat mesin mobil mengalami kerusakan dan pada akhirnya akan membahayakan Anda sebagai pengemudi kendaraan. Nah melihat resiko yang besar dari efek kurangnya cairan radiator ini maka Anda sebagai pengusaha sudah selayaknya untuk selalu memeriksa air radiator mobil ini secara teratur dan berkala.

Bersihkan filter karburasi

Kadang kala Anda akan menjumpai mesin mobil yang sulit dihidupkan.  Jika Anda mendapati salah satu mesin mobil yang digunakan dalam bisnis rental ini mengalami susah hidup maka bisa jadi filter karburasi yang ada kotor. Maka jika hal ini terjadi Anda harus segera melakukan tindakan untuk membersihkan filter karburasi mobil yang kotor tersebut. Untuk membersihkan saringan filter karburasi ini sangatlah mudah. Anda tinggal mencari sebatang sikat gigi yang tidak terpakai untuk digunakan sebagai alat pembersih. Dengan penggunaan sikat gigi ini maka kerak dan kotoran yang menempel pada sarigan karburasi akan bisa terlepas. Dalam pembersihan filter karburasi ini Anda harus menghindari penggunaan hairdryer atau compressor. Mengapa demikian? Sebab jika penggunaan hairdyer ini dilakukan maka akan sangat beresiko menimbulkan kerusakan pada lapisan filter karburasi.

Pacu Mobil Anda

Terkahir cara merawat mesin mobil yang baik dengan teknik sederhana adalah dengan memacu mobil Anda. Mengapa harus memacu mobil? Sebab dengan memacu mobil, Anda akan mengetahui apakah mesin berada dalam keadaan baik-baik saja atau malah bermasalah. Mesin mobil yang digunakan dalam jangka waktu yang lama memang seringkali akan menghasilkan kerak pada beberapa bagian mesin. Nah dengan memacu mobil melalui cara menginjak gas lebih dalam ini maka biasanya kerak yang terdapat pada mesin dapat keluar melalui knalpot. Namun untuk melakukan hal ini tentunya Anda harus memperhatikan keamanan berkendara terutama kondisi jalanan disekitar Anda. Pastikan kondisi jalanan yang sedang Anda lewati sepi dan aman ketika Anda memacu kendaraan Anda lebih cepat.