Financial graphs with calculator

Cara Sederhana Mengelola Keuangan Bisnis Rental Mobil

Agar bisa sukses maka dalam menjalankan bisnis rental mobil ini, Anda harus mampu melakukan manajeman atau pengelolaan keuangan dari usaha Anda dengan baik. Ya, manajemen atau pengelolaan keuangan memang akan menjadi salah satu titik krusial bagi usaha Anda agar bisa maju dan melesat. Sebesar apapun penghasilan atau omset yang Anda dapatkan dari bisnis rental ini tanpa pengelolaan keuangan yang baik maka perjuangan yang Anda lakukan akan sia-sia saja. Lalu seperti apakah cara sederhana untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan bisnis rental mobil ini? Berikut ulasannya.

1. Pisahkan Keuangan Usaha dengan Uang Pribadi Kita

Cara pertama untuk mengelola keuangan bisnis rental mobil ini adalah dengan cara memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Memang sudah tidak sedikit kisah yang menceritakan bisnis yang babak belur dan akhirnya gulung tikar akibat pengelolaan keuangan yang tumpang tindih. Keuangan yang tumpang tindih antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha memang akan membuat Anda binggung. Dengan sistem keuangan yang kacau seperti ini Anda akan kesulitan untuk mengetahui seberapa besar omset usaha yang sudah Anda dapatkan. Dari sini Anda pun tidak akan mendapatkan gambaran yang jelas dari perkembangan bisnis Anda. Apakah mengalami peningkatan atau penurunan. Maka dari itu agar mampu mendapatkan gambaran perkembangan usaha yang jelas maka mau tak mau Anda harus memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Dengan langkah awal ini Anda akan membuat usaha Anda menuju jalan kesuksesan.

2. Pahami Portofolio Keuangan

Pemahaman finansial berikutnya yang perlu Anda mengeti dan terapkan pada usaha bisnis rental mobil ini adalah portofolio keuangan. Sebelum benar-benar melakukan pengeluaran apapun seperti pembelian mobil, pembelian suku cadang, sewa tempat atau rekrutmen pegawai Anda harus mengetahui kondisi portofolio keuangan Anda. Jangan sampai Anda salah langkah saat melakukan pengeluaran. Jika memang dirasa pendapatan yang dihasilkan dari usaha ini tidak meyakinkan untuk bisa membeli mobil atau merektut pegawai baru maka lebih baik Anda menahan diri untuk tidak melakukannya. Namun jika memang jika penghasilan dan omset yang didapat dari bisnis Anda sudah cukup besar maka Anda bisa melakukan pengeluaran-pengeluaran untuk pengembangan bisnis ini.

3. Buat Pembukuan dengan Rapi

Nah setelah Anda melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan perusahaan dan memahami portofolio keuangan, maka langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan dalam rangka pengelolaan keuangan usaha rental mobil yang baik adalah dengan membuat pembukuan dengan rapi. Buatlah pembukuan keuangan dengan rapi dengan mencatat kegiatan finansial apapun yang berkaitan dengan usaha ini. Transaksi finansial berupa pemasukan, pengeluaran serta utang-piutang haruslah Anda tulis dengan rapi dan baik. Jika Anda kerepotan mengurus hal ini pasrahkan saja kepada orang lain yang kompeten melakukannya. Anda bisa melakukan rekrutmen seorang akuntan yang profesional untuk bisa menangani arus keuangan di usaha rental bisnis tersebut.

4. Menabung dan Berinvestasi

Berikutnya cara sederhana untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan usha rental mobil dengan baik adalah dengan menabung dan berinvestasi. Untuk apa menabung dan berinvestasi? Dalam dunia usaha yang tidak pasti tentu saja Anda perlu mempersiapkan segala sesuatunya. Maka segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dalam bisnis rental ini harus Anda hadapi. Maka untuk bisa menghindari segala kemungkinan yang tidak menyenangkan dari sebuah usaha Anda bisa menyiapkan dana darurat dalam bentuk tabungan dan investasi. Memang apa saja bentuk kemungkinan buruk yang membuat pengusaha harus menyiapkan dana darurat? Tentu saja banyak sekali bentuk kemungkinan tersebut. Sebut saja gejolak atau naik-turunnya omset serta naiknya suku cadang onderdil mobil dan lain sebagainya.

5. Hindari Hutang

Memang sangat mudah untuk mengajukan sebuah pinjaman. Apalagi saat ini ada lembaga pinjaman non bank yang bisa membuat Anda mendapatkan pinjaman dengan cepat. Namun Anda harus paham dan ingat bahwa hutang bukanlah sesuatu hal yang baik bagi bisnis yang masih bisa eskis. Jadi jika Anda tak terlalu membutuhkan dana untuk keperluan yang krusial maka lebih baik Anda tak perlu melakukan pinjaman. Sebab hal ini bisa saja menyulitkan usaha Anda bila Anda tak memiliki kemampuan untuk melunasinya.

 

Leave a Comment