Tips Mengetahui dan Mengenali Kondisi Mobil Bekas dari Waktu Pemakaiannya Untuk Para Pengusaha Rental Mobil

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

Tips Mengetahui dan Mengenali Kondisi Mobil Bekas dari Waktu Pemakaiannya Untuk Para Pengusaha Rental Mobil

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

Bagi Anda para pebisnis rental mobil tentu armada berupa kendaraan roda empat ini akan menjadi sesuatu yang wajib untuk dipenuhi. Nah maka dari itu setiap owner rental mobil pasti disuatu waktu akan melakukan pembelian komponen utama dari usaha tersebut. Karena mobil yang bisa digunakan untuk usaha rental mobil ini tidak harus selalu baru, maka Anda pun bisa melakukan pengadaan armada dengan mobil bekas. Namun demikian meski Anda berniat melakukan pengadaan armada ini dengan mobil bekas, Anda harus tetap bersikap teliti dan cermat ketika membelinya. Apalagi saat ini banyak sekali kasus penipuan yang terjadi dari penjualan mobil bekas.

Salah satu modus penipuan oleh okum penjual mobil bekas yang sering ditemui adalah mengakali odometer. Jadi mereka para oknum tadi memutar mundur angka pada odometer sehingga seakan-akan mobil masih baru. Tentu saja apa yang dilakukan para oknum ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengusaha rental mobil yang sedang menjalankan roda usaha. Maka dari itu ketika melakukan pembelian mobil bekas alangkah baiknya Anda selalu cermat dan teliti dalam mengenali kondisi mobil bekas dan dalam hal pemakaiannya. Lalu bagaimana cara untuk mengenalinya? Berikut tipsnya.

Tanyakan Sejarah Servis

Tips pertama untuk dapat mengetahui atau mengenali pemakaian mobil bekas adalah dengan menanyakan pada penjual riwayat sejarah servisnya. Dengan kita mengetahui riwayat sejarah servis mobil lewat buku dan catatan yang ada, maka kita akan mendapatkan data angka kilometer yang sesungguhnya dari mobil tersebut. Pada setiap buku service memang pihak bengkel resmi akan mencantumkan beberapa catatan seperti angka kilometer, waktu service dan juga data lainnya. Nah dari sini Anda pun akan bisa mencocokkan angka kilometer dari data yang tertera pada buku service dengan angka kilometer di mobil saat itu. Jika kemudian tertulis angka odometer yang tidak masuk akal seperti angka pada waktu service yang sudah dilakukan satu tahun yang lalu sama dengan angka odometer yang sekarang, tentu hal ini sudah merupakan penipuan.

Lihat Bagian Interior Mobil

Berikutnya tips mengenali mobil bekas dari pemakaiannya yaitu dengan melihat interiornya. Bagian interior pada sebuah mobil memang akan mampu memperlihatkan kondisi pemakaian sebenarnya. Pasalnya interior mobil ini adalah bagian yang paling sering dipakai dalam aktivitas mengendarai oleh penggunanya. Lihat semua bagian interior seperti jok, setir, dashboard dan lain sebagainya. Jika memang terlihat keadaan interior yang sudah banyak yang rusak atau ada beberapa bagian orisinil yang sudah diganti maka bisa dipastikan mobil sudah mengalami pemakaian yang sudah lama.

Cek Ban Mobil

Terakhir, tips untuk bisa mengetahui pemakaian pada mobil bekas adalah dengan melakukan cek pada kondisi ban mobil. Pemakaian mobil memang akan berpengaruh langsung pada kondisi ban. Semakin banyak digunakan sebuah mobil maka akan membuat ban makin aus atau mengalami kerusakan. Nah dari sini bila penjual mengatakan bahwa mobil masih berusia muda dan jarang digunakan namun kondisi ban standar ternyata sudah diganti tentu ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin mobil dengan usia yang masih muda ternyata ban standar sudah diganti dengan kode produksi baru. Meskipun pelek masih menggunakan yang orisinil, namun dengan keadaan ban standar yang sudah diganti maka Anda perlu dan wajib curiga dengan apa yang telah dikatakan oleh penjual.

3 Faktor yang Dapat Mempengaruhi Tingkat Kepercayaan Konsumen Dalam Bisnis Rental Mobil

Dalam menjalankan sebuah usaha, seorang owner atau pemilik bisnis memang harus berjuang agar konsumennya puas. Apalagi jika usaha yang dijalankan tersebut sudah banyak pesaingnya seperti rental mobil. Maka merebut hati konsumen agar mereka percaya pada usaha rental yang dijalankan adalah sesuatu yang mutlak harus dilakukan oleh owner. Dan perlu diketahui bahwa proses membangun kepercayaan konsumen untuk bisa menggunakan jasa rental mobil Anda ini tidaklah mudah. Anda harus berjuang sekuat tenaga dan juga harus bersiap menghadapi berbagai kendala dan hambatan di dalam prosesnya.

Dengan adanya kepercayaan atau trust dari konsumen maka usaha rental mobil yang dijalankan akan bisa berjalan pada rel yang benar untuk menggapai suskes. Seperti dijelaskan pada artikel sebelumnya bahwa tingkat kepercayaan dari konsumen ini memang sangatlah penting. Tapi seperti apakah faktor-faktor yang bisa mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen dalam bisnis rental mobil ini? Berikut ulasannya.

1. Kejujuran

Pertama, faktor yang mampu mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen pada bisnis rental mobil Anda adalah kejujuran. Dalam usaha apapun konsumen pasti akan lebih manaruh hati dan kepercayaannya pada bisnis yang dijalankan dengan jujur. Sebagai orang yang akan membeli atau menggunakan jasa rental mobil, konsumen pastinya ingin mendapatkan segala sesuatunya baik itu dari layanan dan harga secara apa adanya dan tidak bersifat menipu. Maka dari itu Anda sebagai owner harus mengatakan dengan jujur tentang apapun baik itu dari layanan, keadaan armada atau juga harga. Jangan sekali-kali berbohong seperti mengatakan bahwa kondisi armada yang masih bagus namun sebenarnya tidak demikian. Jika pernyataan tidak jujur ini sering Anda lakukan maka bukan tidak mungkin akan banyak konsumen yang kecewa dan akhirnya tidak mau lagi menggunakan jasa rental Anda. Dari sini maka kepercayaan konsumen pun tidak akan pernah Anda dapatkan. Dan hasilnya usaha rental mobil Anda pun akan semakin dijauhi dan ditinggal masyarakat.

2. Pelayanan Prima dan Respect

Setiap konsumen pasti ingin mendapatkan pelayanan yang prima dan juga sebuah penghargaan setelah memakai jasa rental mobil Anda. Hal ini memang sudah menjadi sebuah kebutuhan konsumen yang ingin diperlakukan sebagai raja. Maka dari itu Anda sebagai owner rental mobil memang sebaiknya selalu siap dengan pelayanan yang prima. Apalagi jika menilik bisnis Anda yang tergolong kategori jasa. Maka mau tak mau Anda memang harus memberikan prioritas pada aspek layanan ini. Semakin prima dan memuaskan layanan yang Anda berikan pada konsumen maka semakin tinggi pula nantinya tingkat kepercayaan dari konsumen yang Anda terima. Dan sebaliknya bila Anda tidak memperhatikan hal ini maka konsumen akan semakin meninggalkan bisnis Anda. Jangan lupa juga untuk memberikan penghargaan kepada konsumen yang telah memakai jasa rental Anda. penghargaan ini bukan berarti Anda harus memberikan hadiah setiap kali mereka menggunakan jasa Anda . Tapi sekedar ucapan terima kasih saja akan membuat mereka senang dan akan menjadikan usaha rental Anda sebagai referensi serta langganan.

3. Keterbukaan

Terakhir, faktor yang bisa mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen pada bisnis rental mobil Anda adalah keterbukaan.  Keterbukaan disini bisa menyangkut apapun yang memang berhak konsumen ketahui. Contoh adalah berupa kenaikan tarif jasa rental. Nah ketika Anda memberlakukan kenaikan tarif pada jasa rental mobil, maka Anda wajib memberitahukan atau menjelaskannya kepada konsumen serta pelanggan. Tanpa mereka harus bertanya, sebaiknya Anda mendahului menjelaskannya mengapa tarif ini harus Anda naikkan. Contoh lain soal keterbukaan yang perlu Anda sampaikan pada konsumen yaitu soal keterlambatan atau juga layanan customer service yang bermasalah. Jika hal ini memang terjadi maka sebagai owner Anda harus terbuka menjelaskan apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Menilik Pentingnya Kepercayaan (Trust) Pada Bisnis Rental Mobil

Sebuah usaha atau bisnis memang membutuhkan sebuah kepercayaan atau trust dari publik yang merupakan pelanggan atau juga yang akan menjadi calon konsumennya.  Kepercayaan atau trust ini sendiri sangatah penting untuk setiap pebisnis yang ingin usahanya berkembang pesat dan sukses. Dengan kepercayaan dari masyarakat, seorang entrepreneur, termasuk pebisnis rental mobil akan mampu menarik banyak pembeli atau konsumen untuk membeli produk atau jasanya. Semakin tingi tingkat kepercayaan atau trust dari masyarakat pada sebuah bisnis maka semakin besar pula kesempatan pengusaha meraih sukses. Lalu seperti apakah pentingnya kepercayaan atau trust ini bagi sebuah usaha bisnis rental mobil? Berikut ulasannya.

Menciptakan Reputasi Bisnis Rental Anda

Sebuah usaha rental mobil yang mendapatkan banyak kepercayaan dari masyarakat maka akan memunculkan reputasi yang baik pada usaha tersebut. Reputasi yang baik sendiri mencerminkan adanya kepuasan konsumen pada sebuah bisnis. Bisnis rental mobil yang tergolong usaha jasa memang memiliki sebuah model yang berbeda dengan jenis usaha yang menjual produk. Hal ini karena bentuk atau wujud bisnis rental mobil ini adalah jasa. Maka dari itu pada bisnis rental mobil yang tergolong jasa ini ada sebuah faktor penentu yang krusial yaitu layanan. Mengapa layanan menjadi begitu krusial? Sebab dari pelayanan yang Anda hadirkan pada usaha rental mobil ini nantinya akan muncul tingkat kepuasan konsumen. Nah dari tingkat kepuasan inilah maka masyarakat akan menilai reputasi usaha Anda.

Memunculkan Banyak Kemitraan

Jika Anda menjalankan usaha rental bisnis ini dengan sungguh-sunguh dan membuat banyak konsumen puas dan percaya, maka Anda akan mendapat banyak respon. Respon ini tentu tidak hanya datang dari pelanggan atau calon pengguna, namun respon juga akan muncul dari beberapa pihak yang ingin bermitra dengan Anda. Dengan adanya kemitraan yang menguntungkan tentu akan membuat bisnis Anda makin berkembang dan bertumbuh dengan pesat. Bentuk kemitraan dari beberapa pihak yang akan datang kepada Anda bisa berwujud berbagai hal seperti investasi modal, investasi kendaraan, kerjasama perawatan kenadaraan, kemitraan produk dan lain sebagainya. Dan menariknya ketika bisnis rental mobil Anda sudah mendapatkan kepercayaan yang baik dari masyarakat luas, Anda tak perlu lagi repot-repot mendatangi pihak lain untuk bermitra. Namun disini pihak lainlah yang akan berbondong-bondong datang kepada Anda untuk mengajak bekerjasama atau bermitra.

Cepat Dalam Mendapatkan Dana dan Armada

Ketika kita akan mengajukan atau meminjam uang kepada bank tentu pihak perbankan tidak akan langsung mencairkannya. Sebab, dalam proses pengajuan dana ini, pihak bank pastinya akan terlebih dahulu melakukan riset atau survei pada usaha rental mobil Anda tersebut. Nah dari sini jika bisnis rental mobil Anda sudah punya tingkat trust yang baik dimata publik, maka pihak bank merasa teryakinkan dan akan segera mencairkan dana kepada Anda. Begitu pula ketika Anda akan mengajukan kredit mobil pada dealer dan lembaga pembiayaan. Dengan tingginya tingkat kepercayaan dari masyarakat pada usaha Anda maka pihak dealer dan lembaga pembiayaan pun akan ikut yakin dan percaya hingga armada pun akan cepat Anda dapatkan.

Terbukanya Peluang Sukses yang Lebih Besar

Terakhir, pentingnya tingkat trust atau kepercayaan dari usaha rental mobil bagi bisnis Anda adalah makin terbukanya peluang sukses. Mengapa demikian? Karena ketika bisnis Anda mendapatkan kepercayaan yang besar dari publik, maka akan banyak konsumen dan pelanggan yang akan berdatangan ingin menywa kendaraan Anda. Nah dari sini tentu saja omset serta pendapatan usaha akan makin meningkat dan bertambah besar. Nah ketika omset dan pendapatan makin meningkat, jelas peluang sukses semakin dekat jika Anda mampu mengolah peningkatan omset dan pendapatan tadi dengan baik.

Prinsip Penting Jalankan Bisnis Rental Mobil Skala Kecil

Sebelum sukses dengan omset yang besar dan armada yang banyak, sebuah bisnis rental mobil tentu akan memulainya dari usaha yang kecil. Cerita atau kisah skala kecil memang akan berlaku juga untuk usaha atau bisnis lain. Nah bagi Anda yang saat ini sedang memulai atau merintis bisnis rental mobil dalam skala kecil maka Anda harus lebih berusaha dan bekerja keras dalam menjalankan usahanya. Dalam usaha dan kerja keras itu Anda juga menerapkan beberapa prinsip agar bisnis rental mobil skala kecil Anda mampu berkembang dengan baik. Berikut ini adalah beberapa prinsip menjalankan usaha rental mobil yang masih dalam skala kecil tersebut.

Lakukan Pengorganisasian

Prinsip pertama untuk menjalankan bisnis rental mobil skala kecil adalah dengan melakukan pengorganisasian. Meski Anda belum memiliki jumlah pegawai yang banyak namun bila Anda menyepelekan urusan organisasi ini maka bisa jadi usaha rintisan rental mobil Anda akan berantakan atau gulung tikar. Pengorganisasian pada awal mula usaha rental mobil ini memang diperlukan. Sebab dalam keadaan awal ini dimana bisnis Anda masih belum punya sistem, maka melakukan pengorganisasian pada beberapa pekerjaan adalah hal yang penting. Dengan hal ini Anda akan bisa menciptakan langkah awal usaha bisnis rental mobil yang tepat dan baik untuk perjalanan ke depannya.

Jadilah Kreatif

Bisa jadi Anda memulai usaha rental mobil ini dengan banyak keterbatasan, seperti dana, tenaga dan armada. Namun sebagai pebisnis sejati tentu Anda tak boleh menyerah begitu saja dengan keadaan tersebut. Alih-alih menyalahkan keadaan, diawal perintisan bisnis ini Anda harus bisa berpikir kreatif. Maksimalkan otak Anda untuk mencari sebuah solusi dari segala keterbatasan yang sedang Anda alami dalam mengawali bisnis rental mobil ini. Menjadi kreatif ini juga bukan hanya soal mencari solusi untuk keterbatasan, namun dengan kreativitas, Anda juga bisa menciptakan sesuatu yang berbeda dan menarik dari bisnis rental lainnya. Kreativitas yang menciptakan pembeda dengan usaha sejenis ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri untuk konsumen dan masyarakat dalam mencari mobil sewa unntuk keperluannya.

Tetaplah Untuk Berusaha Fokus

Berikutnya, prinsip untuk menjalankan bisnis rental mobil dalam skala kecil yaitu dengan tetap berusaha fokus. Ya, dengan kondisi bisnis awal skala kecil yang perlu mendapatkan perhatian lebih ini memang membutuhkan daya konsentrasi dan fokus yang juga lebih. Hal ini dikarenakan usaha perintisan rental mobil ini kebanyakan diawali dengan dana yang terbatas. Nah dari sini setiap langkah dan rencana yang akan dilakukan harus benar-benar dipertimbangkan dengan baik. Setelah langkah dan rencana diambil, maka Anda sebagai pemilik bisnis rental mobil pun harus tetap fokus dengan apa yang telah dijalankan dan ditetapkan tersebut. Tentunya fokus ini ditujukan untuk membuat goal-goal yang baik dan telah Anda target sebelumnya.

Konsistenlah

Terakhir, prinsip yang harus Anda jalankan pada bisnis rental mobil dengan skala kecil ini adalah dengan bersikap konsisten. Dari beberapa prinsip yang telah dijelaskan diatas Anda sebagai pemilik bisnis memang harus menjalankannya dengan penuh konsistensi. Hanya dengan cara inilah Anda bisa membuat bisnis rental mobil ini bergerak pada jalur sukses. Dengan konsisten melakukan prinsip-prinsip diatas maka hasil positif setiap harinya memang akan mendatangi Anda. Nah jika hasil-hasil positif ini sudah mendatangi Anda setiap harinya maka hal ini jelas menjadi pertanda atau indikator bahwa Anda sedang menggerakkan usaha menuju pada kesuksesan. Namun perlu Anda ingat juga bahwa karena suskes ini membutuhkan proses dan waktu maka ketika Anda menjalankan prinsip konsiten tersebut dibutuhkan juga sebuah kesabaran.

Inilah Manajemen Waktu yang Harus Dilakukan Para Pengusaha Rental Mobil

Waktu memang sesuatu yang sangat berharga bagi siapapun, termasuk bagi para pengusaha rental mobil. Para pebisnis yang sejati memang selalu berusaha menggunakan waktu mereka untuk melakukan seseuatu yang bermanfaat dan berguna. Baginya waktu adalah hal yang pantang untuk sisi-siakan. Namun sayangnya karena padatnya agenda, banyak pengusaha yang lantas harus mengorbankan dan merelakan beberapa waktunya untuk hal lain seperti keluarga dan kesehatan. Meski usaha berjalan dengan baik, namun bila keluarga dan kesehatan jadi terlantar maka hal ini juga merupakan bencana bagi para pengusaha rental mobil.

Maka dari itu bagi Anda seorang pengusaha atau pebisnis rental mobil, manajemen atau pengelolaan waktu adalah hal yang penting untuk dilakukan, agar Anda bisa mengimbangi antara urusan bisnis, pribadi, keluarga dan yang tak kalah penting yaitu kesehatan. Untuk hal bisnis rental mobil sendiri memang sudah banyak pekerjaan yang menanti. Apalagi bila usaha Anda sedang dalam masa pertumbuhan. Tentu saja sebagai pemilik usaha Anda harus memiliki organisasi atau manajemen yang baik dalam hidup Anda. Dan berikut ini beberapa cara manajemen waktu yang bisa dilakukan seorang pengusaha rental mobil tersebut.

Lakukan Delegasi Pada Orang yang Tepat

Ketika usaha rental mobil Anda sudah mulai berkembang pesat, Anda memang tak mungkin melakukan segala sesuatunya secara sendirian. Nah dari sini Anda membutuhkan seorang karyawan atau pegawai yang akan membantu Anda menjalankan usaha. Dengan adanya pendelegasian tugas kepada orang lain ini tentu Anda akan mempunyai sedikit kelonggaran waktu yang bisa Anda gunakan untuk keperluan penting lainnya. Dalam situasi usaha yang sedang berkembang tentu seorang owner akan memiliki segudang aktivitas untuk melakukan rencana pertumbuhan bisnis. Maka dari itu pendelegasian tugas pada orang ini adalah hal atau sesuatu yang sangat tepat karena akan membuat manajemen waktu Anda jadi lebih baik.

Rancang Agenda Setiap Hari

Hidup memang butuh perencanaan agar apa yang telah direncanakan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Untuk seorang pebisnis rental mobil tentunya memiliki segudang rencana dalam menyukseskan target rencana jangka pendek, menengah dan panjang Anda. Nah bila Anda tak mau beberapa target ini meleset dari waktu yang Anda tentukan maka Anda memang harus bisa memiliki catatan tentang apa-apa yang akan dilakukan dalam kegiatan seharian. Mengapa harus merencanakan agenda seharian? Karena satu hari merupakan satu tahapan langkah awal menuju seribu tahun. Maka jika waktu satu hari ini mampu dimaksimalkan dengan baik secara terus-menerus, hal ini akan menjadikan perencanaan berjangka yang telah Anda susun akan berjalan mulus dan sukses secara keseluruhan. Jadi jangan sekali-kali meremehkan perencanaan waktu satu hari Anda.

Jagalah Kesehatan

Selain waktu, aset terpenting dalam kehidupan seseorang termasuk para pengusaha rental mobil adalah kesehatan. Tentu percuma saja usaha berkembang dengan keuntungan berlipat ganda jika Anda tak bisa menikmati kejayaan tersebut dikarenakan kondisi kesehatan yeng menurun. Ya, semua harta yang Anda miliki akan kalah dengan sebuah rasa sehat pada tubuh. Dan yang lebih menyedihkan adalah ketika kondisi Anda menurun maka Anda akan banyak membuang waktu penting dalam kehidupan usaha, pribadi atau keluarga. Nah maka dari itu jangan pernah menyepelekan masalah kesehatan ini.

Berdisiplinlah

Terakhir, manajemen waktu yang harus dilakukan oleh para pengusaha rental mobil adalah dengan berdisiplin. Untuk membuat segalanya bisa terus berjalan baik dan sukses, seorang pengusaha rental ini memang dituntut untuk berdisiplin. Berdisiplin dalam hal apa? Semuanya, termasuk dalam menjalankan keempat poin sebelumnya diatas. Tanpa disiplin maka keempat hal diatas akan sia-sia dan percuma saja. Jadi bersungguh-sungguh dan bedisiplinlah untuk melakukan hal-hal terbaik untuk bisnis dan diri Anda.

Strategi Pemilihan Lokasi Usaha untuk Bisnis Rental Mobil

Salah satu komponen untuk bisa menjalankan usaha rental mobil adalah lokasi. Faktor lokasi dalam bisnis rental mobil ini malah memiliki peranan yang cukup krusial untuk menggapai kesuksesan. Seperti kebanyakan usaha yang lain, lokasi usaha yang baik memang akan mampu menjadi senjata ampuh untuk bisa menarik pembeli. Yang dimaksud lokasi usaha yang baik ini sendiri adalah lokasi yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Pembeli atau customer memang akan lebih menyukai dan mencari tempat atau lokasi usaha yang dekat karena akan bisa menghemat waktu dan ongkos.

Selain bisa meningkatkan omset penjualan, dengan lokasi yang baik ini maka pemilik usaha juga bisa mendapatkan keuntungan lain yang akan mampu menghemat pengeluaran. Maka dari itu Anda sebagai pemilik usaha rental mobil ini haruslah memperhatikan dengan serius faktor lokasi ini. Jangan menganggapnya sepele atau bahkan tak menghiraukannya. Nah untuk Anda yang sedang merencanakan pemilihan lokasi usaha rental mobil ini maka beberapa strategi berikut ini bisa Anda terapkan.

Tentukan Faktor Pendukung

Strategi pertama dalam pemilihan lokasi usaha bisnis rental mobil adalah dengan menentukan beberapa faktor pendukung yang ada. Sebuah lokasi usaha yang baik memang sudah selayaknya mampu menghadirkan berbagai keuntungan bagi pemilik usaha. Nah beberapa keuntungan atau manfaat dari lokasi ini bisa Anda dapatkan dari faktor –faktor pendukung. Dan sebagai pemilik usaha rental mobil, Anda tentu harus teliti dan cermat dalam melihat beberapa faktor pendukung lokasi berikut ini.

  • Pencitraan brand. Pikirkan apakah lokasi yang usaha Anda ini mampu menunjukkan pencitraan yang positif bisnis sewa mobil Anda?
  • Kompetisi. Cermati apakah lokasi usaha Anda didukung oleh bisnis-bisnis lain di sekelilingnya?
  • Pasar lokal. Teliti apakah lokasi usaha Anda mampu membaut Anda merekrut pegawai dengan lebih mudah?
  • Rencana pertumbuhan masa depan. Tinjaulah apakah lokasi usaha yang Anda akan gunakan tersebut akan mampu memenuhi rencana petumbuhan bisnis Anda di masa depan. Seperti contoh apakah lokasi itu bisa menampung ruang kendaraan/armada yang semakin banyak bila usaha Anda mengalami pertumbuhan?
  • Keamanan. Apakah lokasi usaha Anda akan mampu menciptakan stabilitas keamanan yang baik, mengingat armada kendaraan Anda adalah aset yang berharga.
Evaluasi Finansial Anda

Berikutnya, strategi pemilihan lokasi usaha bisnis rental mobil yaitu dengan melakukan evaluasi pada finansial Anda. Ya, lokasi usaha memang akan membutuhkan dana untuk beberapa pengeluaran. Tentunya dengan adanya evaluasi finansial ini Anda akan bisa memperoleh penghitungan yang jelas dan juga akurasi yang tepat untuk menjalankan usaha bisnis rental mobil ini dengan baik. Maka dari itu dibutuhkan evaluasi yang baik untuk finansial dalam hal strategi pemilihan lokasi usaha tersebut. Dan dalam hal ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan para pengusaha rental mobil yaitu :

  • Hidden costs. Setelah mendapatkan lokasi usaha, Anda akan dihadapkan pada beberapa pengeluaran seperti biaya pendirian banguan atau renovasi, biaya dekorasi dan lain sebagainya. Nah sebagai pemilik usaha Anda wajib memperhatikan hal tersebut.
  • Pajak. Sebuah bangunan disuatu tempat memang akan ada pajak yang harus ditanggung oleh sang pemilik. Nah keberadaan pajak inilah yang juga harus menjadi pertimbangan finansial bagi para pebisnis rental mobil.
  • Insentif negara. Jangan sampai lokasi yang Anda pilih ternyata memiliki kasus sengketa dengan negara. Nah untuk menghindari kerugian finansial yang besar karena perkara sengketa lahan ini, Anda wajib menelusuri dulu status lahan yang akan Anda beli.

Inilah Upaya Hukum yang Bisa Ditempuh Para Pengusaha Rental Mobil Jika Terjadi Wanprestasi

Ketika menjalankan usaha, seorang pengusaha memang akan sangat mungkin mengalami bentuk permasalahan. Dan salah satu permasalahan yang bisa saja dialami oleh para pengusaha rental mobil adalah adanya penyewa yang tidak memenuhi perjanjian yang telah disepakati atau wanprestasi. Seharusnya dalam sebuah perjanjian usaha (kemitraan) memang diantara kedua belah pihak harus saling menguntungkan. Namun bila salah satu pihak ternyata mengingkari atau melanggar perjanjian yang telah disepakati tentu akan muncul kerugian yang dialami pihak yang diingkari. Dalam kasus bisnis rental mobil, umumnya wanprestasi ini terjadi karena adanya penyewa yang menginkari perjanjian. Contoh pengingkaran  perjanjian (wanprestasi) yang bisa terjadi dalam usaha rental mobil adalah penyewa yang menunggak biaya sewa mobil. Nah bila hal ini terjadi, lalu bagaimana langkah yang bisa ditempuh oleh pemilik rental mobil? Berikut ulasannya.

Ingat, Pengelola Sewa Rental Mobil Punya Hak Hukum

Ketika perjanjian sewa menyewa mobil ini disepakati memang kedua belah pihak akan terikat ketentuan hukum. Nah bila kemudian salah satu pihak ada yang melanggar atau mengingkari salah satu atau beberapa poin perjanjian yang telah disepakati maka sebenarnya jalan menempuh langkah hukum merupakan hal yang wajar. Hal ini dikarenakan setiap pihak memiliki hak hukum pada saat perjanjian tersebut disepakati dan ditandatangani. Namun meski tanpa adanya perjanjian tertulis pun sebenarnya pihak pengelola sewa (pemilik sewa) ini sudah berhak mengajukan langkah hukum. Hal ini dikarenakan adanya kesesuaian dari pasal 1548 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUH Perdata”) yang mengatur hukum sewa menyewa.

Pasal 1548 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Langkah yang Bisa Ditempuh

Dalam kitab Undang-Undang Hukum Perdata pasal 1548 ini dinyatakan bahwa “Perjanjian sewa-menyewa adalah suatu perjanjian, dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk memberikan kepada pihak yang lainya kenikmatan dari suatu barang, selama waktu tertentu dan dengan pembayaran suatu harga, yang oleh pihak tersebut belakangan telah disanggupi pembayaranya”.

Nah dari sini jelas bahwa dalam hubungan perjanjian sewa menyewa antara pihak pengelola (pemilik sewa) dengan penyewa ini memiliki keterikatan hukum. Jika salah satu pihak tidak bisa memenuhi atau mengingkari janji tersebut maka salah satu pihak yang dirugikan bisa melakukan tuntutan atau langkah penindakan yang telah diatur dan disepakati dalam perjanjian. Dan langkah pertama untuk penindakan atau tuntutan yang bisa dilakukan oleh pihak pengusaha sewa atas wanprestasi atau tidak tercapainya prestasi karena pengingkaran pihak penyewa adalah dengan melakukan somasi atau menegur secara tertulis dengan jangka waktu tertentu. Setelah langkah ini dilakukan dan ternyata pihak penyewa masih saja ingkar maka Anda bisa melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri.

Bagaimana Dengan Jaminan Pihak Penyewa?

Selanjutnya bagaimana dengan jaminan yang diberikan pihak penyewa kepada pihak pengelola rental? Dalam perjanjian sewa mobil memang sering ada ketentuan yang dipersyaratkan pihak pemilik sewa kepada penyewa berupa jaminan yang bisa berupa STNK, KTP atau motor. Nah ketika penyewa ini mengingkari pasal perjanjian maka jaminan ini bisa disikapi terlebih dahulu dengan melihat ketentuan teori hukumnya, apakah jaminan ini berlaku sebagai gadai, jaminan fidusia, maupun hak tanggungan. Dari sini maka ada dua pandangan yang muncul. Pertama jika dilihat dari praktik litigasi (acara di pengadilan), maka jaminan yang ada tersebut bisa diajukan permohonan sita bersamaan dengan gugatan. Namun jika dilihat secara prinsip maka sebenarnya jaminan ini tidak bisa dengan serta merta diambil alih oleh pemilik sewa hanya karena alasan pelunasan hutang pihak penyewa, tanpa adanya suatu pernyataan yang nyata-nyata secara tegas.