Kiat Sukses Membuka Peluang Jasa Rental Mobil Ke Instansi Pemerintahan dan Perusahaan

Menjalankan bisnis apapun seorang entrepreneur memang dituntut untuk terus menerus membuka mata dan jeli mengamati segala peluang yang ada. Ya, dalam sebuah bisnis memang akan selalu ada beberapa peluang yang hadir untuk dikembangkan dan tentunya untuk meningkatkan omset. Anda bisa saja mencari peluang dan kesempatan ini diluar atau Anda juga bisa menciptakan sendiri peluang yang ada dengan kreativitas dan inovasi yang Anda miliki. Tidak hanya satu peluang tapi puluhan bahkan ratusan peluang bisa Anda ciptakan untuk mendukung bisnis yang sedang Anda jalankan.

Tangkap Peluang Lain yang Lebih Besar di Bisnis Rental Mobil

Dalam usaha atau bisnis rental mobil contohnya. Anda tidak hanya harus menjalankan dan memfokuskan usaha ini pada konsumen individu atau keluarga saja. Namun dengan segala keyakinan dan kepercayaan yang tinggi Anda bisa memasarkan bisnis ini dengan lebih luas ke instansi pemerintahan dan perusahaan-perusahaan. Tentu saja untuk bisa menembus pasar yang lebih besar seperti instansi pemerintah dan perusahaan ini Anda harus bekerja dan berusaha lebih keras lagi. Pasalnya pasar yang satu ini memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat dengan permintaan yang kecil serta kompetitor yang besar. Namun bila Anda mampu menembusnya maka peluang untuk mendapatkan penghasilan yang besar sangat terbuka lebar. Jadi Anda benar-benar ingin menembus pasar yang menjanjikan ini? Simaklah baik-baik penjelasan berikut ini.

Keuntungan dan Keurangan Pasar Instansi dan Perusahaan

Sebelum membahas tips dan kiat sukses menjalankan usaha rental mobil ke instansi dan perusahaan, kita perlu mengetahui dulu beberapa keuntungan dan kekurangan dalam bisnis ini. Keuntungan dari bisnis ini sendiri adalah kita sebagai pemilik usaha akan mendapatkan kepastian usaha. Pasalnya instansi dan perusahaan umumnya akan melakukan sewa dalam jangka waktu yang lama dengan sistem kontrak tahunan. Namun dalam bisnis ini ada satu kekurangan yang perlu Anda waspadai yaitu bila terjadi kerusakan mobil maka Anda sebagai pihak yang menyewakan harus siap untuk segera diganti saat itu juga. Nah dari sini Anda sebagai pebisnis diwajibkan untuk mempunyai mobil cadangan yang kriterianya sesuai dengan mobil yang disepakati dalam kontrak.

Kiat dan Tips Sukes Membuka Peluang Pemasaran Bisnis rental Mobil ke Instansi dan Perusahaan
  1. Jalin Hubungan yang Luas

Kiat sukses pertama untuk bisa mendapat peluang usaha dengan instansi pemerintahan dan perusahaan adalah menjalin hubungan yang luas. Ya, inilah modal awal untuk bisa membuka peluang yang satu ini. Dengan memiliki hubungan yang luas maka Anda akan mempunyai rekanan yang bisa jadi akan mampu menghubungkan Anda dengan instansi dan perusahaan. Jadi semakin luas jalinan dan hubungan yang Anda miliki dengan orang-orang diluar maka semakin besar pula peluang Anda mendapatkan kesempatan menjalin bisnis dengan instansi dan perusahaan.

  1. Miliki Beberapa Kendaraan Sewa Sejenis

Ya seperti dikatakan sebelumnya bahwa saat Anda menjalin kerjasama bisnis dengan instansi dan perusahaan maka Anda harus bersiap diri dengan mobil cadangan yang sama atau setipe. Sebab umumnya dalam bisnis dengan kedua klien ini akan ada kontrak yang disepakati dalam kriteria mobil yang akan disewa. Maka Anda mau tak mau harus patuh dengan kesepakatan tersebut.

  1. Siapkan Proposal Usaha yang Baik

Saat Anda sudah memiliki rekanan yang menghubungkan Anda dengan instansi dan perusahaan, maka saatnya untuk mengajukan penawaran usaha. Untuk mulai mengajukan penawaran ini Anda harus membuat proposal yang baik. Mengapa harus membuat proposal? Sebab kebanyakan instansi dan perusahaan memiliki prosedur yang sama untuk mensyaratkan proposal kepada siapapun yang ingin menjalin kerjasama bisnis.

  1. Pilihlah instansi dan perusahaan yang menjanjikan.

Untuk peluang dan potensi yang lebih menjanjikan, Anda bisa memilih instansi dan perusahaan yang menjanjikan keuntungan yang besar. Beberapa perusahaan yang menjanjikan keuntungan besar misalnya adalah perusahaan telekomunkasi, perbankan, atau perusahaan energi. Sedangkan instansi yang menjanjikan adalah instansi yang berada didalam naungan negara langsung seperti kementrian-kementrian.

  1. Siapkan Presentasi yang Baik

Setelah Anda mendapatkan panggilan atau respon dari instansi dan perusahaan atas proposal yang Anda ajukan, maka Anda harus bersiap dengan presentasi. Sajikan materi presentasi yang menarik dari bisnis Anda untuk disampaikan kepada calon klien besar ini. Jangan sia-siakan kesempatan ini dengan menghadirkan presentasi semenarik mungkin yang bisa Anda buat.

  1. Utamakan Pelayanan yang Memuaskan

Jika Anda telah mendapatkan persetujuan dan kerjasama, maka Anda harus memberikan layanan yang prima dan berkualitas pada klien dari instansi dan perusahaan ini. Sebab dengan pelayanan yang baik dan memuaskan maka bisa jadi nantinya klien akan memperpanjang kontrak dan kalaupun dihentikan kontrak, bisa saja akan mempercayakan kembali kerjasamanya pada Anda disuatu waktu.

 

Karental RMS, Software untuk Anda Para Pebisnis Rental Mobil

Menjalankan bisnis memang membutuhkan operasional dan manajemen yang baik dan canggih. Sebab dengan operasional dan manajemen yang baik dan canggih maka sebuah bisnis atau usaha akan berjalan dengan aman, efektif dan produktif. Tapi mengapa harus canggih? Di era tekonologi dan informasi yang bertumbuh dengan sangat cepat ini memang akan membuat kehidupan akan berjalan dengan cepat pula. Dari kehidupan yang sangat cepat ini maka akan berdampak pada roda ekonomi yang juga akan berjalan dengan cepat.

Saat roda ekonomi berjalan cepat tentu saja Anda sebagai pengusaha harus juga mampu bergerak menjalankan bisnis dengan cepat dan maksimal. Pesaing atau kompetitor adalah faktor yang menjadi penyebab dan latar belakang untuk membuat Anda bergerak cepat. Sebab jika Anda tidak melakukan hal ini bisa saja kompetitor akan mengambil alih pasar dan konsumen yang seharusnya bisa Anda dapatkan. Maka dari itu kecanggihan teknologi merupakan hal yang mutlak dibutuhkan oleh setiap pengusaha untuk menjadikan bisnisnya berjalan dengan maksimal dan efektif.

Penerapan Teknologi dalam Bisnis Rental Mobil

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa penerapan teknologi ini merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh para pebisnis saat ini. Termasuk bagi Anda owner usaha rental atau persewaan mobil. Dalam bisnis ini Anda bisa menerapkan teknologi berupa Rental Management System. Rental Management System sendiri adalah teknologi yang akan membantu para pemilik usaha rental mobil untuk permudah operasional, pembukuan yang rapih, pelaporan cepat, dan pastinya meningkatkan penjualan. Dengan hal ini semua maka bisnis rental mobil Anda akan mampu meningkatkan pelayanan yang maksimal dan juga tentunya meningkatkan omset. Untuk mewujudkan hal ini Anda butuh sebuah software yang bernama Karental RMS. Dengan software inilah Anda akan mampu menjalankan bisnis rental mobil Anda dengan maksimal dan optimal.

Fitur Karental

Dalam software rental management system bernama Karental ini Anda akan mendapatkan beberapa fitur yang pastinya akan membantu Anda. Fitur-fitur Karental tersebut adalah :

  1. Fleet Management System
  2. Fitur pertama bernama fleet management system. Dengan fitur ini seorang pebisnis rental mobil akan dibantu untuk melakukan penjadwalan armada secara lebih mudah dan rapih. Dengan satu tampilan, seorang owner pada akhirnya akan mampu melihat jadwal dan ketersediaan setiap mobil setiap saat dan input reservasi secara langsung.

  3. Invoicing
  4. Dengan fitur invoicing pada software Karental maka pembukuan akan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Sebab Anda tidak perlu khawatir lagi kehilangan bon, tagihan yang tidak tercatat atau tertagih. Dengan fitur ini semua pencatatan dalam pembukuan akan tertata rapih, akutabel dan dapat dikomunikasikan dengan mudah antara staff keuangan dengan staff reservasi.

  5. Customer Relationship Management
  6. Fitur yang satu ini akan membantu Anda memanajemen buku tamu, nomor telepon, alamat dan lain-lain. Dengan fitur ini semua history tamu akan tercatat dengan baik dalam sistem. Dengan fitur ini Anda juga dapat menganalisa sesuatu untuk sebuah keputusan penting di kemudian hari.

  7. Reporting
  8. Sebuah bisnis pastinya memerlukan pelaporan usaha. Nah dengan fitur reporting pada software Karental ini Anda akan mampu dapat membuat pelaporan data yang komprehensif atau menyeluruh. Tidak hanya membuat pelaporan, dengan fitur ini Anda juga melakukan analisa pada semua data yang ada secara detail. Mulai dari arus kas masuk dan keluar, utilisasi perusahaan, per mobil dan periode tertentu semua bisa dianalisis dengan baik.

  9. Cloud Based
  10. Cloud Based adalah fitur yang akan memudahkan pemilik bisnis rental untuk bisa mengakses semua data rental dari lokasi mana saja. Hal ini disebabkan semua data yang ada telah disimpan dalam sebuah cloud yang bisa Anda manfaatkan kapan pun dan dimana pun.

Manfaat dan Kegunaan Karental dalam Bisnis Rental Mobil Anda
  1. Tingkatkan Revenue
  2. Manfaat Karental pertama adalah untuk meningkatkan revenue (penghasilan atau omset bisnis) Anda. Sebab dengan Karental peluang untuk mendapatkan pelanggan baru karena kepuasan pelayanan akan semakin besar didapatkan.

  3. Sistem yang Professional
  4. Dengan Karental Anda juga akan mampu menciptakan bisnis yang profesional. Sebab Karenatal merupakan sebuah software yang canggih dan akan mampu membuat pekerjaan jadi lebih mudah dan aman.

  5. Dapat Diandalkan Dimana Saja Kapan Saja
  6. Dengan fitur cloud dan juga berbasis teknologi dan jaringan internet maka Anda bisa memanfaatkan Karental diman saja dan kapan saja. Selain itu Anda bisa mengandalkan Karental dengan sebuah keamanan sistem yang baik dan terencana.

Mulai Uji Coba Gratis 30 Hari

 

 

 

Inilah 3 Hal yang Perlu Dipahami dalam Memulai Usaha Rental Mobil dengan Cara Kredit

Menjalankan bisnis memang tak harus selalu dimulai dengan modal yang besar. Jika Anda memiliki kreativitas, maka dengan modal yang kecil atau bahkan tanpa ada modal pun Anda masih bisa menjalankan usaha atau bisnis. Begitu pula dalam bisnis rental mobil, kini Anda bisa saja memulainya dengan modal yang tidak terlalu besar. Bagaimana mungkin bisa sedangkan mobil yang merupakan inventaris terbesar dalam bisnis ini harganya mahal? Tentu saja bisa. Karena saat ini ada sistem kredit yang bisa Anda ambil untuk memiliki mobil.

Dengan sistem ini maka Anda hanya diharuskan membayar uang muka untuk bisa memiliki mobil yang digunakan menjalankan bisnis rental. Tentunya ketika Anda mengambil sistem kredit ini ada cicilan atau angsuran yang harus Anda bayarkan setiap bulannya. Meski diharuskan membayar angsuran, tapi banyak pihak yang menganggap cara kredit ini merupakan teknik yang paling efektif untuk memulai usaha rental mobil dengan modal yang terbatas. Sebab sebenarnya ketika Anda menggunakan mobil kredit ini untuk bisnis, maka keuntungan dari usaha bisa Anda gunakan untuk mengangsur kredit setiap bulannya. Namun meski terasa lebih nyaman, Anda sebagai pengusaha harus tetap memahami beberapa hal penting berikut ini supaya bisnis rental mobil yang Anda jalankan dengan pembelian mobil secara kredit ini berjalan dengan lancar dan suskes.

1. Portofolio Keuangan

Hal pertama yang harus Anda pahami dan pertimbangkan sebelum mengambil kredit mobil adalah portofolio keuangan. Maksudnya memahami portofolio keuangan adalah Anda harus mengerti besaran pendapatan dan pengeluaran Anda setiap bulannya. Jangan sampai selisih besaran pendapatan dan pengeluaran ini tidak cukup untuk digunakan mengangsur kredit mobil. Meski Anda bisa mendapatkan keuntungan dari bisnis, namun Anda tak bisa hanya mengandalkan uang dari hal ini. Sebab namanya bisnis itu tak tentu penghasilannya. Mungkin saja disuatu waktu Anda mendapatkan omset yang besar, namun dilain waktu Anda juga bisa mendapati omset yang menurun drastis. Maka agar Anda tak terkena kredit macet alangkah baiknya Anda harus memastikan portofolio Anda memiliki selisih yang pas dan memenuhi untuk pembayaran angsuran kredit mobil Anda setiap bulannya.

Dalam pencatatan keuangan ini jangan lupa juga untuk memasukkan biaya bahan bakar dan ongkos perawatan mobil dalam portofolio Anda. Sebab di lapangan ternyata masih banyak para pengusaha rental mobil yang melupakan kedua item pengeluaran ini saat sudah memiliki kendaran beroda empat dari dealer. Akibatnya mereka menjadi salah perhitungan dan akhirnya keuangannya tak mampu untuk memenuhi pembayaran angsuran kredit mobil.

2. Pilih Sumber

Setelah melakukan pencatatan dan perhitungan portofolio keuangan dan mendapati finansial yang baik, maka hal kedua yang perlu Anda perhatikan dalam memulai bisnis rental mobil dengan cara kredit adalah memilih sumber dealer dan leasing mobil yang tepat. Ya, saat ini memang banyak pihak dealer yang bekerjasama dengan leasing menawarkan mobil dengan sistem kredit. Dari sini maka Anda sebagai pengusaha harus jeli memilih mana dealer dan leasing yang sesuai dan juga memberi manfaat bagi usaha rental mobil yang dijalankan. Apalagi saat ini juga tak sedikit ditemui ada beberapa dealer dan lesaing yang melakukan penipuan berkedok promo kredit mobil yang murah. Maka untuk menghindari penipuan ini Anda disarankan untuk memilih dealer mobil resmi dan juga leasing yang sudah dipercaya dan dikenal kredibilitasnya oleh masyarakat.

3. Uang Muka dan Asuransi

Terakhir, hal yang perlu dipahami dalam memulai bisnis rental mobil dengan sistem kredit adalah uang muka dan asuransi. Saat mengambil mobil secara kredit, Anda memang akan dihadapkan dengan uang muka yang harus dibayar. Nah uang muka setiap mobil ini biasanya bervariasi, ada yang kecil dan ada juga yang besar. Maka agar tak membebani dalam pengembangan usaha, Anda harus menghitung besaran jumlah bunga yang akan dibayarkan setiap bulannya. Apabila dijumpai total biaya terlalu besar, maka lebih baik Anda memilih jenis mobil yang lainnya yang lebih menguntungkan. Selain besaran uang muka, jenis asuransi juga perlu Anda perhatikan. Sebab asuransi yang saat ini jenisnya bermacam-macam ini bisa berdampak pada perkembangan usaha rental mobil yang Anda jalankan.

 

Ingin Terhindar dari Resiko Tindak Pencurian dari Bisnis Rental Mobil? Coba Terapkan Cara Berikut Ini

Setiap usaha atau bisnis yang dijalankan memang akan selalu mengandung resiko atau kemungkinan-kemungkinan rugi. Maka jika Anda ingin menjadi seorang pengusaha atau pebisnis, Anda harus bersiap dan mempersiapkan diri sejak awal untuk menghadapi segala resiko usaha yang ada. Dalam bisnis rental mobil sendiri, Anda juga akan mendapati berbagai resiko usaha yang harus diantisipasi. Anda memang harus mengatisipasi resiko-resiko ini sejak awal agar Anda tak mengalami kerugian. Dan salah satu bentuk resiko kerugian yang bisa dialami para pebisnis rental mobil sendiri adalah tindak pencurian mobil sewa.

Dalam bisnis rental ini Anda memang harus menyerahkan mobil kepada konsumen untuk disewakan. Namun dalam beberapa kasus yang ada, proses penyewaan ini berakhir kecurangan dari pihak penyewa dan kerugian bagi pihak yang menyewakan ketika terjadi tindak pencurian mobil oleh oknum penyewa yang tidak bertanggung jawab. Dengan nilai dan harga mobil yang terbilang cukup besar, tentu saja hal ini akan menjadi masalah besar dan akan membuat pemilik bisnis terpukul karena mengalami kerugian besar. Maka dari itu Anda sebagai pengusaha rental mobil harusnya lebih concern pada hal ini dan berusaha sebisa mungkin untuk menghindari resiko pencurian ini. Lalu bagaimana cara untuk menghindari resiko tindak pencurian pada bisnis rental mobil ini? Berikut ulasannya.

1. Berlakukan Persyaratan yang Ketat

Cara pertama untuk menghindari resiko tindak pencurian dari bisnis rental mobil yang Anda jalankan adalah dengan memberlakukan persyaratan yang ketat. Ya, hanya dengan cara ini Anda akan selangkah lebih aman dan nyaman saat Anda menyerahkan mobil sewa Anda kepada orang lain (penyewa). Beberapa persyaratan yang bisa Anda terapkan dalam bisnis sewa mobil untuk menghidari resiko pencurian ini yaitu penyewa diwajibkan untuk menunjukkan Kartu Tanda Pengenal (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) atau beberapa dokumen yang lain. Jika dokumen-dokumen ini Anda kira perlu untuk di foto copy oleh penyewa maka berlakukan saja persyaratan tersebut. Anda juga bisa menerapkan juga persyaratan atau ketentuan lain seperti waktu maksimal sewa. Waktu maksimal sewa ini bisa diatur dengan ketentuan bilamana melebihi jam yang ditentukan maka akan diberlakukan denda atau tarif rental yang baru.

2. Lakukan Survey Tempat Tinggal Konsumen

Jika Anda merasa tak yakin dengan dokumen yang diserahkan oleh penyewa, maka Anda bisa melakukan survey lapangan langsung. Survey atau pengamatan secara langsung ini bisa Anda lakukan pada alamat dan kepemilikan rumah penyewa. Anda bisa memastikan apakah rumah yang tertera di alamat penyewa sesuai dengan dokumen yang diserahkan dan apakah rumah yang ada itu benar-benar milik penyewa? Mengapa survey hal ini harus dilakukan? Sebab tidak sedikit kasus pencurian mobil sewa yang dilakukan berkedok dokumen palsu yang tentunya memiliki alamat dan kepemilikan rumah yang palsu pula. Aturan ini sebenarnya tidaklah berlebihan karena ada beberapa pemilik rental mobil sendiri yang lebih ketat dalam peraturannya. Beberapa dari pemilik bisnis rental yang lebih ketat dalam peraturannya ini ada yang menyatakan bahwa dirinya tidak akan memberikan kunci mobil jika mereka mendapati rumah penyewa masih berstatus rumah kontrakan.

3. Berlakukan Ketentuan Uang Muka (Down Payment)

Terakhir, cara untuk dapat menghindari resiko tindak pencurian mobil sewa dari bisnis rental yang Anda jalankan adalah dengan memberlakukan ketentuan uang muka (down payment). Jangan ragu untuk memberlakukan ketentuan ini pada para konsumen atau pelanggan Anda. Karena hal ini sudah mulai banyak dilakukan oleh pengusaha rental mobil lainnya. Pemberlakuan ketentuan uang muka sendiri dilakukan untuk tujuan agar antara pemilik sewa dan penyewa terjadi saling tercipta rasa aman, nyaman dan percaya. Pemberlakuan ketentuan uang muka ini juag dilakukan untuk mengantisipasi oknum penyewa yang nakal. Konsumen memang bisa saja melakukan hal-hal yang merugikan Anda seperti membatalkan sewa dengan tiba-tiba, tidak mau membayar (menghutang) hingga membawa kabur atau mencuri mobil Anda. Dalam menetapkan aturan ini Anda tak perlu khawatir akan kehilangan konsumen. Sebab saat ini masyarakat sudah menyadari kondisi yang ada dan akan memahami apa yang Anda maksudkan dari peraturan ini.

Cara Sederhana Mengelola Keuangan Bisnis Rental Mobil

Agar bisa sukses maka dalam menjalankan bisnis rental mobil ini, Anda harus mampu melakukan manajeman atau pengelolaan keuangan dari usaha Anda dengan baik. Ya, manajemen atau pengelolaan keuangan memang akan menjadi salah satu titik krusial bagi usaha Anda agar bisa maju dan melesat. Sebesar apapun penghasilan atau omset yang Anda dapatkan dari bisnis rental ini tanpa pengelolaan keuangan yang baik maka perjuangan yang Anda lakukan akan sia-sia saja. Lalu seperti apakah cara sederhana untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan bisnis rental mobil ini? Berikut ulasannya.

1. Pisahkan Keuangan Usaha dengan Uang Pribadi Kita

Cara pertama untuk mengelola keuangan bisnis rental mobil ini adalah dengan cara memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Memang sudah tidak sedikit kisah yang menceritakan bisnis yang babak belur dan akhirnya gulung tikar akibat pengelolaan keuangan yang tumpang tindih. Keuangan yang tumpang tindih antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha memang akan membuat Anda binggung. Dengan sistem keuangan yang kacau seperti ini Anda akan kesulitan untuk mengetahui seberapa besar omset usaha yang sudah Anda dapatkan. Dari sini Anda pun tidak akan mendapatkan gambaran yang jelas dari perkembangan bisnis Anda. Apakah mengalami peningkatan atau penurunan. Maka dari itu agar mampu mendapatkan gambaran perkembangan usaha yang jelas maka mau tak mau Anda harus memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Dengan langkah awal ini Anda akan membuat usaha Anda menuju jalan kesuksesan.

2. Pahami Portofolio Keuangan

Pemahaman finansial berikutnya yang perlu Anda mengeti dan terapkan pada usaha bisnis rental mobil ini adalah portofolio keuangan. Sebelum benar-benar melakukan pengeluaran apapun seperti pembelian mobil, pembelian suku cadang, sewa tempat atau rekrutmen pegawai Anda harus mengetahui kondisi portofolio keuangan Anda. Jangan sampai Anda salah langkah saat melakukan pengeluaran. Jika memang dirasa pendapatan yang dihasilkan dari usaha ini tidak meyakinkan untuk bisa membeli mobil atau merektut pegawai baru maka lebih baik Anda menahan diri untuk tidak melakukannya. Namun jika memang jika penghasilan dan omset yang didapat dari bisnis Anda sudah cukup besar maka Anda bisa melakukan pengeluaran-pengeluaran untuk pengembangan bisnis ini.

3. Buat Pembukuan dengan Rapi

Nah setelah Anda melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan perusahaan dan memahami portofolio keuangan, maka langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan dalam rangka pengelolaan keuangan usaha rental mobil yang baik adalah dengan membuat pembukuan dengan rapi. Buatlah pembukuan keuangan dengan rapi dengan mencatat kegiatan finansial apapun yang berkaitan dengan usaha ini. Transaksi finansial berupa pemasukan, pengeluaran serta utang-piutang haruslah Anda tulis dengan rapi dan baik. Jika Anda kerepotan mengurus hal ini pasrahkan saja kepada orang lain yang kompeten melakukannya. Anda bisa melakukan rekrutmen seorang akuntan yang profesional untuk bisa menangani arus keuangan di usaha rental bisnis tersebut.

4. Menabung dan Berinvestasi

Berikutnya cara sederhana untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan usha rental mobil dengan baik adalah dengan menabung dan berinvestasi. Untuk apa menabung dan berinvestasi? Dalam dunia usaha yang tidak pasti tentu saja Anda perlu mempersiapkan segala sesuatunya. Maka segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dalam bisnis rental ini harus Anda hadapi. Maka untuk bisa menghindari segala kemungkinan yang tidak menyenangkan dari sebuah usaha Anda bisa menyiapkan dana darurat dalam bentuk tabungan dan investasi. Memang apa saja bentuk kemungkinan buruk yang membuat pengusaha harus menyiapkan dana darurat? Tentu saja banyak sekali bentuk kemungkinan tersebut. Sebut saja gejolak atau naik-turunnya omset serta naiknya suku cadang onderdil mobil dan lain sebagainya.

5. Hindari Hutang

Memang sangat mudah untuk mengajukan sebuah pinjaman. Apalagi saat ini ada lembaga pinjaman non bank yang bisa membuat Anda mendapatkan pinjaman dengan cepat. Namun Anda harus paham dan ingat bahwa hutang bukanlah sesuatu hal yang baik bagi bisnis yang masih bisa eskis. Jadi jika Anda tak terlalu membutuhkan dana untuk keperluan yang krusial maka lebih baik Anda tak perlu melakukan pinjaman. Sebab hal ini bisa saja menyulitkan usaha Anda bila Anda tak memiliki kemampuan untuk melunasinya.

 

6 Kiat Sukses dalam Usaha Rental Mobil

Bebisnis rental atau penyewaan mobil saat ini memang memiliki potensi besar untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Pasalnya kebutuhan pada kendaraan beroda empat di masyarakat ini setiap tahunnya semakin tinggi. Untuk memiliki mobil sendiri banyak dari kalangan masyarakat yang masih merasa tak cukup dana. Mobil memang salah satu alat transportasi yang mempunyai harga terbilang mahal. Maka ketika masyarakat tidak memiliki cukup dana untuk membeli mobil dan ia terdesak untuk memenuhi kebutuhan, maka mau tak mau ia akan memilih rental (penyewaan) mobil. Dari sinilah potensi usaha rental mobil menjadi cemerlang setiap tahunnya.

Namun karena jenis usaha ini sudah banyak yang menjalankannya dan menciptakan persaingan maka mau tak mau Anda harus berusaha dengan keras saat menjalankannya agar sukses. Nah untuk menjadikan usaha rental mobil Anda sukses maka Anda bisa menerpakan strategi dan kita-kiat sukses berikut ini.

1. Pilih Lokasi yang Strategis

Kiat sukses pertama dalam menjalankan usaha rental mobil adalah dengan memilih lokasi usaha yang strategis. Lokasi memang sangat menentukan bagi perkembangan setiap usaha, termasuk usaha rental mobil. Lokasi usaha yang strategis ini akan nampak pada posisi dan tingkat keramaian dari tempat yang akan Anda jadikan sebagai ruang operasional bisnis rental mobil. Umumnya lokasi usaha dikatakan startegis ini adalah pertama memiliki lokasi di jalan besar atau di persimpangan jalan. Kedua berada di keramaian dan dilalui banyak orang serta kendaraan. Ketiga adalah berada di dekat kota atau di kota yang mudah dijangkau dan dibutuhkan masyarakat. Jangan membuka usaha ini di lokasi perumahan elit, sebab sudah bisa dipastikan usaha Anda akan sepi. Pasalnya orang-orng di perumahan elit tidak akan membutuhkan persewaan mobil sebab dirinya sudah memiliki mobil.

2. Pilih dan Sediakan Mobil dengan Kapasitas yang Besar

Untuk membuat konsumen tertarik dan memilih pada usaha Anda maka Anda harus mampu memahami apa kesukaan, selera dan yang diinginkan konsumen. Pada usaha rental bisnis mobil ini Anda harus mengerti dan memahami bahwa mobil dengan kapasitas yang besar adalah sesuatu yang paling disukai sebagain besar konsumen. Dengan kapasitas mobil yang besar memang konsumen bisa memuat banyak orang dan banyak barang yang sering dibutuhkan sehingga mereka akan merasa puas. Jadi pilih dan sediakanlah mobil yang memiliki kapasitas yang besar seperti Avanza, Innova dan lainnya.

3. Manajemen yang Baik

Salah satu hal yang juga paling krusial dan paling menentukan dalam perkembangan bisnis rental mobil ini adalah manajemen. Ya, bisnis rental mobil yang dikelola dengan menajeman yang baik akan memiliki perkembangan yang lebih cepat daripada bisnis yang dijalankan dengan manajemen yang buruk. Manajemen bisnis rental mobil yang baik ini bisa Anda jalankan dengan mengorganisasi tim Anda, menyusun atau menginvetasrisasi data pelanggan dan kendaraan (mobil) dan juga mengelola keuangan dengan baik. Dengan mengorganisasi atau memanajemen ketiga hal ini dengan baik dan konsisten maka Anda nantinya akan mampu menciptakan budaya perusahaan dan budaya kerja yang optimal hingga akan membuat bisnis Anda berkembang dengan cepat dan pesat.

4. Perkenalkan dan Pasarkan Jasa Rental Mobil Anda

Meski Anda sudah memiliki unit usaha yang berlokasi di tempat yang strategis namun bukan berarti Anda bisa berdiam diri saja menunggu konsumen datang. Anda harus tetap aktif dan bergerak untuk mengenalkan bisnis Anda ke masyarakat luas. Anda bisa melakukan dua teknik untuk kiat sukses yang satu ini. Pertama Anda bisa menjalankan pemasaran atau promosi offline yang dilakukan dengan menyebar brosur, pamflet dan iklan di media cetak. Kedua, Anda bisa menjalankan pemasaran online dengan memanfaatkan media sosial, blog atau website, instan messaging dan advertorial di media online.

5. Jalin Kerjasama dengan Pihak Asuransi

Selain bekerjsama dengan bengkel, Anda juga harus menjalin kerjasama dengan pihak asuransi. Dengan membeli asuransi untuk mobil, maka Anda akan lebih tenang dan terlindungi dari segala kemungkinan resiko yang bisa saja muncul dari usaha rental mobil ini. Jadi ketika Anda telah mengambil asuransi mobil maka resiko-resiko yang ada seperti kerusakan dan kehilangan pada mobil akan segera ditangani oleh pihak asuransi. Dari sini Anda pun sebagai pengusaha akan lebih merasa tenang dan nyaman saat menjalankan usaha rental mobil.

6. Jalin Kerjasama dengan Bengkel

Terakhir, kiat sukses dalam usaha rental mobil adalah dengan bekerjasama pihak bengkel. Dengan bekerjasama dengan bengkel langganan Anda maka Anda akan mendapatkan harga service mobil yang lumayan untuk bisa menekan biaya pengeluaran. Namun untuk mendapatkan kerjasama dengan pihak bengkel ini Anda harus bisa memastikan bahwa Anda telah dana akan terus menjadi pelanggan setia mereka. Anda juga harus mengutarakan maksud kerjasama ini pada pihak bengkel. Umumnya pihak bengkel akan menyetujui jika mengetahui bahwa Anda adalah pelaku bisnis rental mobil.

 

Cara Merawat Mesin Mobil dengan Sederhana

Dalam menjalankan bisnis rental mobil tentu saja kendaraan beroda empat ini akan menjadi aset utama untuk menggerakkan roda usaha. Karena telah menjadi sebuah aset utama dan penting maka Anda sebagai pengusaha harus bisa menjaga dan merawat kondisi mobil dengan baik. Salah satu cara agar mobil tetap terjaga dengan baik adalah dengan cara merawat mesin mobil. Mesin memang menjadi salah satu komponen atau bagian terpenting dan paling krusial buat mobil ini. Tanpa adanya mesin mobil yang prima maka bisnis rental mobil ini akan terganggu dan bukan tidak mungkin akan mengalami kerugian. Nah maka dari itu dari sini Anda sebagai pengusaha rental mobil haruslah benar-benar mengerti dan memahami cara merawat mesin mobil dengan baik. Berikut ulasan cara merawat mesin mobil dengan baik melaui cara yang sederhana tersebut.

Ganti oli berkala

Cara pertama untuk merawat mesin mobil dengan baik melalui cara sederhana adalah dengan mengganti oli secara berkala. Pelumas atau oli memang merupakan bahan yang penting dan sangat dibutuhkan agar mesin berfungsi dan bekerja maksimal. Fungsi oli sendiri adalah untuk membantu menahan gesekan yang terkadi pada sebuah mesin. Dengan pemakaian oli yang tepat dan teratur maka mesin mobil Anda akan memiliki daya tahan yang baik. Maka untuk membuat kondisi mobil selalu prima maka Anda haruslah mengganti oli secara teratur dan berkala. Penggantian oli mobil sendiri harus dilakukan umumnya dari standar setelah mobil menempih jarak 3000 km hingga 5000 km. Nah saat akan mengganti oli, Anda juga perlu memilih jenis oli yang tepat dan sesuai dengan mesin mobil Anda. Pilihlah oli yang kebutuhan standar mesin mobil Anda agar terhindar terjadinya panas berlebih pada mesin mobil.

Cek cairan radiator atau coolant

Selain oli, cairan radiator juga memiliki peranan yang sangat penting untuk membuat kondisi mobil menjadi prima. Radiator sendiri berguna dan berfungsi untuk untuk menetralisir panas mesin mobil. Memang apa yang terjadi jika mobil kekurangan cairan radiator? Tentu saja  akibatnya akan fatal. Mobil yang kekurangan atau kehilangan cairan radiator akan membuat kerusakan pada mesin. Mengapa demikian? Sebab saat mobil kekeurangan cairan radiator maka mesin mengalami overheat atau panas berlebih. Bila mesin mengalami overheat maka hal ini akan membuat mesin mobil mengalami kerusakan dan pada akhirnya akan membahayakan Anda sebagai pengemudi kendaraan. Nah melihat resiko yang besar dari efek kurangnya cairan radiator ini maka Anda sebagai pengusaha sudah selayaknya untuk selalu memeriksa air radiator mobil ini secara teratur dan berkala.

Bersihkan filter karburasi

Kadang kala Anda akan menjumpai mesin mobil yang sulit dihidupkan.  Jika Anda mendapati salah satu mesin mobil yang digunakan dalam bisnis rental ini mengalami susah hidup maka bisa jadi filter karburasi yang ada kotor. Maka jika hal ini terjadi Anda harus segera melakukan tindakan untuk membersihkan filter karburasi mobil yang kotor tersebut. Untuk membersihkan saringan filter karburasi ini sangatlah mudah. Anda tinggal mencari sebatang sikat gigi yang tidak terpakai untuk digunakan sebagai alat pembersih. Dengan penggunaan sikat gigi ini maka kerak dan kotoran yang menempel pada sarigan karburasi akan bisa terlepas. Dalam pembersihan filter karburasi ini Anda harus menghindari penggunaan hairdryer atau compressor. Mengapa demikian? Sebab jika penggunaan hairdyer ini dilakukan maka akan sangat beresiko menimbulkan kerusakan pada lapisan filter karburasi.

Pacu Mobil Anda

Terkahir cara merawat mesin mobil yang baik dengan teknik sederhana adalah dengan memacu mobil Anda. Mengapa harus memacu mobil? Sebab dengan memacu mobil, Anda akan mengetahui apakah mesin berada dalam keadaan baik-baik saja atau malah bermasalah. Mesin mobil yang digunakan dalam jangka waktu yang lama memang seringkali akan menghasilkan kerak pada beberapa bagian mesin. Nah dengan memacu mobil melalui cara menginjak gas lebih dalam ini maka biasanya kerak yang terdapat pada mesin dapat keluar melalui knalpot. Namun untuk melakukan hal ini tentunya Anda harus memperhatikan keamanan berkendara terutama kondisi jalanan disekitar Anda. Pastikan kondisi jalanan yang sedang Anda lewati sepi dan aman ketika Anda memacu kendaraan Anda lebih cepat.

6 Langkah Mengatasi Pelanggan yang Komplain

Pelanggan adalah orang yang paling memiliki berperan dan menentukan dalam pertumbuhan bisnis kita. Mereka bisa membawa bisnis kita pada kejayaan, namun disisi lain mereka juga bisa saja membawa bisnis kita ke lembah kehancuran. Ya, bisnis tanpa pelangaan memang seperti tubuh tanpa nyawa, alias mati. Kelangsungan hidup sebuah perusahaan memang sangat terkait dengan besarnya pelanggan yang dimiliki. Sebab dari pelanggan lah pengusaha akan mendapatkan pemasukan atau pendapatan. Jadi dari sini bisa disimpulkan bahwa semakin besar pelanggan yang dimiliki tentu saja akan membuat bisnis Anda makin stabil dan sukses. Dan sebaliknya semakin sedikit pelanggan yang dimiliki maka sebuah bisnis akan menapaki jalan menuju kehancuran.

Memiliki pelanggan yang banyak memang sebuah hal yang menyenangkan. Namun Anda sebagai pengusaha harus bisa mengelola dan menjaga pelanggan ini dengan baik. Mengapa demikian? Sebab pelanggan yang juga manusia ini memiliki banyak karakter dan sifat. Dan dalam menjalankan usaha, sangat mungkin Anda akan mendapati konsumen atau pelangan yang menjengkelkan dan sering komplain. Pada bisnis rental mobil, Anda juga akan bisa mendapati pelanggan-pelanggan yang seperti ini. Memang sangat mengesalkan dan menjengkelkan ketika kita mendapatkan pelanggan seperti ini. Namun apakah kita harus melepaskan begitu saja jika kita mendapati pelanggan yang seperti ini? Tentu saja tidak. Anda masih bisa melakukan beberapa langkah untuk menghadapi pelanggan yang sering komplain ini. Berikut langkah-langkahnya.

1. Tetap Tenang

Langkah pertama untuk bisa mengatasi pelanggan yang sering komplain adalah dengan tetap tenang. Ya, umumnya pelanggan yang sedang komplain ini akan membuat Anda terbawa emosi. Tak jarang orang yang menghadapai pelanggan seperti ini tidak bisa berpikir jernih dan tak tenang sehingga mereka ikut terbawa emosi. Padahal untuk bisa mengendalikan pelanggan yang sering komplain Anda harus tetap tenang dan tak terbawa emosi. Dengan tetap tenang Anda akan mampu berkata dengan halus dan menenangkan keadaan serta membawa pelanggan yang komplain tadi pada sebuah keadaan yang rileks. Saat pelanggan sudah merasa rileks dan tenang maka Anda pun telah mampu mengatasi keadaan dan pelanggan.

2. Dengarkan Dengan Baik

Orang yang marah dan komplain memang terkadang sebenarnya hanya membutuhkan seorang pendengar saja. Sebab dengan mendengarkan mereka merasa diperhatikan dan dipahami. Maka saat ada pelanggan Anda yang sedang komplain dan marah-marah maka langkah kedua setelah menenangkan diri adalah mendengarkan. Dengarkan saja mereka bicara hingga selesai. Sebab ketika Anda ingin bicara, Anda juga sebenarnya tak akan punya celah untuk itu. Bahkan konyolnya saat Anda mencoba menyela pembicaraan pelanggan yang komplain ini bisa jadi mereka akan semakin marah. Jadi dari pada membuat suasana menjadi lebih keruh bukankah lebih baik Anda mendengarkan komplain dari mereka hingga selesai untuk kemudian Anda jelaskan dengan baik setelah mereka berbicara tuntas.

3. Tunjukkan Simpati

Seperti disinggung sekikas diatas , orang yang komplain dan marah-marah sering kali mereka membutuhkan perhatian dari Anda. Maka dari itu cobalah memberikan perhatian dan simpati pada mereka saat mereka datang dan komplain kepada bisnis Anda. Dengan menunjukkan simpati ini berarti menandakan bahwa Anda turut merasakan apa yang pelanggan rasakan. Dengan hal ini mereka (para pelanggan) ini pun akan merasa dihargai dan diyakinkan. Dari sini saat Anda memberikan penjelasan atau klarifikasi, mereka pun cenderung akan mau memahami dan mengerti Anda.

4. Meminta Maaf

Maaf adalah kata ajaib yang bisa membuat orang lain luluh. Meskipun Anda merasa tidak bersalah, namun mengatakan kata maaf sebelum memberikan penjelasn merupakan langkah efektif untuk menyelesaikan persoalan. Maka jangan ragu dan sungkan atau gengsi untuk mengatakan kata maaf pada pelanggan yang melakukan komplain pada Anda. Tentu saja Anda harus berpikir jauh kedepan bahwa semua orang bisa berubah, termasuk pelanggan yang sering komplain ini.

5. Memberikan Solusi

Setelah mengawali dengan kata maaf tentunya Anda harus mulai memberikan penjelasan sebagai jalan keluar dari yang dikeluhkan pelanggan. Berikan jalan keluar atau solusi yang terbaik yang bisa Anda tawarkan. Jelaskan dengan nada yang tenang dan rileks. Berikan kepastian dan keyakinan pada pelanggan yang komplain ini bahwa permasalahan akan bisa diatasi dengan baik.

6. Melakukan Follow up

Langkah terakahir untuk mengatasi pelanggan yang komplain adalah dengan melakukan follow up. Follow up maksudnya adalah melakukan klarifikasi dengan menghubungi pelanggan beberapa jama atau hari setelah solusi diberikan. Anda bisa menanyakan apakah permasalahan yang ada sudah teratasi? Jika sudah maka ucapakan terimakasih telah menghubungi Anda terkait permasalahan yang ada. Jika belum teratasi, maka memang mau tak mau Anda harus memberikan solusi lain hingga permasalahan benar-benar teratasi.

 

Menerapkan Strategi Offline Marketing untuk Mendukung Rental Anda Di Dunia Online

Menjalankan sebuah usaha atau bisnis di era teknologi yang pesat seperti ini memang akan menuntut kita sebagai entrepreneur untuk tanggap dan kreatif. Bagaimana tidak, pertumbuhan teknologi yang begitu massif membuat hampir semua lini kehidupan ini berubah serta menciptakan fenomena dan dunianya yang baru. Dunia online begitu orang menyebutnya. Dalam dunia online tentu saja setiap orang tidak bertemu secara langsung, namun disana mereka bisa menjalin hubungan dan interaksi untuk berbagai keperluan apapun. Nah disinilah Anda sebagai pengusaha bisa memanfaatkan jaringan online untuk keperluan bisnis rental mobil Anda.

Namun meski Anda akan coba merambah dunia online, sebaiknya Anda juga tidak melupakan strategi pemasaran offline yang selama ini Anda terapkan. Namun bagaimana cara menjalankan starategi offline marketing untuk mendukung bisnis rental mobil Anda di dunia online? Berikut ulasannya.

1. User-generated Engagement dan Public Relations

Cara pertama untuk menggabungkan strategi offline marketing dan online marketing adalah dengan menciptakan user generated conten dan publik relation. Dengan adanya user generated content dan public relation ini maka Anda akan mampu meningkatkan kesadaran dan dukungan publik terhadap brand Anda. Selain itu hubungan Anda dengan audiens atau konsumen melalui social influencer juga akana meningkat. Salsah satu teknik membaut manfaat dari user-generated engagement dan public relation ini bekerja maksimal untuk bisnis, Anda bisa mengundang beberapa influencer (misalnya bloggers) untuk sebuah acara diskusi. Saat mereka mendapatkan materi dan mendapatkan pengalaman menggunakan produk Anda maka mereka (para bloggers) ini akan membicarakan brand Anda kembali melalui blog pada para followers mereka.

2. Direct Mail

Sesuatu yang langsung diberikan pada target atau sasaran akan menciptakan sebuah kejutan yang berarti bagi yang menerimanya. Nah dalam hal ini Anda bisa juga menerapkan dalam strategi kolaborasi offlien dan online marketing. Caranya Anda bisa menerapkan direct mail atau surat langsung. Contoh penerapannya yaitu melaui leaflet atau poster Anda bisa berikan insentif pada setiap konsumen setia Anda. Atau Anda juga bisa membuka sebuah penawaran khusus melalui email. Melaui media sosial, Anda juga bisa memberikan info tawaran diskon atau voucher bagi konsumen yang memposting atau mentweet mengenai produk Anda ketika mereka berada di toko.

3. Networking

Untuk semakin memumbuhkan usaha, networking atau jaringan adalah salah satu unsur yang wajib Anda miliki. Jika tidak maka bisnis Anda tentunya akan jalan ditempat saja. Anda harus mulai pandai bergaul dengan siapapun di dunia nyata maupun di dunia maya (online). Di dunia nyata Anda bisa memperluas jaringan dengan cara bergabung dengan beberapa komunitas sedangkan di dunia maya (online), Anda juga bisa mendirikan dengan Facebook fans page atau community dari akun bisnis Anda.

4. Print Publications

Dalam pemasaran offline Anda juga dianjurkan untuk menerapkan strategi iklan printing. Mengapa demikian? Sebab dengan iklan printing Anda akan memiliki audiens yang sesuai dengan target marketing Anda. Contoh iklan printing yang bisa Anda pilih adalah majalah. Saat Anda memiliki iklan di majalah ini usahakan agar penempatannya tepat untuk bisa meningkatkan kredibilitas bisnis Anda. Cara lain yang bisa Anda lakukan terkait hal ini adalah dengan mencantumkan URL atau QR code yang nantinya akan membantu auidens Anda menuju landing page di website Anda.

5. Trade Show atau Association

Terakhir, cara untuk mengkombinasikan marekting offline dan online adalah dengan trade show atau association. Trade shoe atau association adalah sebuah agenda yang digelar oleh pihak tertentu dalam rangka ajang pameran. Saat hal ini Anda ketahui, maka sebagai pengusaha Anda sudah seharusnya memanfaatkan dan mengikuti momen ini. Agenda pamerah atau show dilakukan dengan tujuan untuk bisa meningkatkan hubungan Anda dengan perusahaan lainnya dan target pasar Anda. Agar kegiatan ini bisa lebih efektif dan bermanfaat Anda bisa melakukan persiapan materi agar saat menyampaikan materi Anda sudah siap menyambut calon konsumen atau pembeli Anda.

Strategi offline dan online memang harus terus besinergi. Meski kedudukan online saat ini sangat kuat, namun bukan berarti Anda bisa menghilangkan posisi offline marketing. Sebagai pengusaha Anda haruslah kreatif dan inovatif menggabungkan kedua teknik ini agar bisnis Anda berjalan dengan sangat sukses.

 

3 Tips Memasarkan Rental Anda Di Facebook

Facebook merupakan media sosial yang sudah sangat populer dikalangan masyarakat. bagaimana tidak dengan pengguna yang sudah mencapai 1,5 miliar diseluruh dunia membuat Facebook menjadi juara diantara media sosial yang lain. Dengan potensi besar yang ada di Facebook, tentu saja Anda sebagai pengusaha tak boleh berdiam diri saja. Anda harus mengambil kesempatan ini untuk menjadikan bisnis rental mobil Anda tumbuh dan berkembang dengan gemilang. Namun untuk menjalankan strategy pemasaran melalui Facebook ini tentu saja Anda harus menerapkan beberapa tips berikut ini.

1. Buat Halaman Fan di Facebook (Facebook Fans Page)

Tips pertama untuk memasarkan usaha rental mobil Anda melalui Facebook adalah dengan membuat halaman fans (fans page). Fans memang sesuatu yang sangat berarti bagi siapapun termasuk bagi sebuah bisnis. Sebab semakin tinggi jumlah fans yang dimiliki, itu menjadi pertanda bahwa usaha yang Anda miliki makin meyakinkan untuk terus dijalankan. Meski belum tentu seorang konsumen setia, namun keberadaan fans di Facebook akan membuat para pengusaha memiliki pandangan pada keberlanjutan bisnisnya. Selain untuk memperkenalkan usaha dan brand, dengan Facebook fan page Anda juga bisa mengiklankan setiap ada pembaruan yang ada pada produk atau promo-promo yang akan Anda luncurkan. Dengan adanya Facebook fans page ini maka Anda akan mampu meningkatkan jangkauan audience Anda secara lebih luas dan tepat.

2. Buat Kesan Profesional dengan Memasang Foto Profil dan Cover yang Menarik

Sebuah akun Facebook tentunya membutuhkan foto profil dan foto cover agar bisa dikenali oleh orang lain. Nah disinilah Anda harus membuat foto profil dan foto cover ini agar pemasaran bisnis rental mobil Anda bisa dikenali dan bisa berjalan maksimal. Selain untuk mengenalkan usaha Anda, foto profil dan foto cover yang menarik bisa membuat proses konversi netizen yang menjadi pembeli meningkat. Untuk membuat foto profil yang menarik ini Anda disarankan untuk meng-upload logo rental Anda. Sedangkan untuk bagian foto cover, disarankan Anda menampilkan gambar berupa produk-produk yang Anda jual. Ingat pilih gambar dengan desain yang paling baik dan bagus untuk kedua foto ini. Untuk membuat foto profil dan foto cover yang bagus, Anda tentunya mau tak mau harus menggunakan kamera dengan kualitas resolusi yang tinggi. Proses pengambilan gambar juga perlu diperhatikan agar hasilnya bisa terlihat menawan. Dengan memasang desain foto profil dan foto cover yang terbaik maka halaman fans page Anda akan terlihat profesional.

3. Kelola Halaman Secara Elegan

Terakhir, tips untuk memasarkan usaha rental mobil di Facebook adalah dengan mengelola fans page dengan profesional dan elegan. Maksud dari mengelola fans page secara elegan adalah tidak menjadi spammer dengan melakukan tindakan-tindakan yang mengganggu kenyamanan para pengguna Facebook. Beberapa fans page yang ada memang sangat mengganggu kita dengan menambahkan atau meng-invite kita tanpa permisi pada halaman Facebooknya atau menulis komentar atau pesan di inbox kita dengan sembarangan dan bersifat spam.

Pengelolaan halaman secara elegan ini bisa terlihat dari cara menjaring pengguna Facebook untuk menjadi fans, cara Anda berinteraksi dengannya hingga melayani segala keluhan para fans yang telah menjadi konsumen atau pelaggan. Cara menjaring pengguna facebook agar masuk menjadi fans kita dengan elegan sendiri bisa dilakukan dengan meng-invite orang yang sudah kita kenal atau diduga kuat akan menyukai halaman Anda. Cara elegan lain untuk menjaring menjaring fans adalah dengan beriklan di Facebook. Meski cara ini membuat Anda harus mengeluarkan yang, namun percayalah bahwa cara ini akan menghasilkan kecepatan dan efektivitas yang mumpuni bagi waktu dan bisnis Adna tentunya. Beriklan merupakan sebuah investasi untuk Anda yang memang sudah sangat serius dengan bisnis rental mobil yang Anda jalani.

Inilah tiga tips yang bisa Anda jalankan untuk bisa memasarkan usaha rental mobil Anda melalui Facebook. Baca dan pahami lalu segera terapkan tiga tips ini untuk membuat pemasaran usaha Anda di Facebook berjalan maksimal dan terlihat profesional serta mencapai kesuksesan sejati.

Untuk bantuan lebih lanjut silahkan klik link dibawah ini:

Facebook Help